“Insya Allah, yang artinya memang betul-betul profesional jujur, sesuai dengan kompetensi,” terang Nuryadin.
Dalam sambutannya yang dibacakan Supangkat, SE.,selaku Ketua Markas PMI, Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti, SH yang juga menjabat sebagai Ketua PMI Kabupaten Purworejo menjelaskan, Lomba PMR Madya ini merupakan salah satu wujud nyata dari semangat kebersamaan dan dedikasi dalam memperjuangkan kemanusiaan.
“Melalui kegiatan ini, kita semua memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan, pengetahuan, serta ketrampilan dalam bidang Palang Merah Remaja, yang pada akhirnya akan berkontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujar Bupati.
Tujuan diadakannya lomba PMR Madya, kata Bupati, tidak hanya sekadar untuk bersaing, tetapi lebih dari itu, untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman, serta mempererat tali persaudaraan di antara para anggota PMR Madya dari berbagai sekolah di Kabupaten Purworejo.
Melalui kompetisi ini, diharapkan dapat menemukan bakat-bakat baru, menggali potensi yang terpendam, dan menjalin kerjasama yang erat antar sesama anggota PMR Madya.
“Semua ini adalah langkah positif dalam membangun generasi yang tangguh, peduli, dan siap membantu sesama,” kata Bupati.
Dari pelaksanaan lomba Invitasi PMR Madya SMK Kesehatan Purworejo dengan mempertandingkan tiga kategori, Speed Evakuasi, Game Kepalangmerahan dan Pendidikan Remaja Sebaya berhasil didapat para juara.
Untuk lomba Speed Evakuasi, juara 1 diraih SMPN 2 Purworejo, juara 2 SMPN 19 Purworejo dan juara 3 SMPN 11 Purworejo.
Kategori Game Kepalangmerahan, juara 1 diraih SMPN 2 Purworejo, juara 2 SMPN 20 Purworejo dan juara 3 SMPN 4 Purworejo.
Kategori Pendidikan Remaja Sebaya, juara 1 diraih SMPN 2 Purworejo, juara 2 SMP Muhammadiyah Kutoarjo dan juara 3 SMPN 25 Purworejo. (Jon)





