KORANJURI.COM – SMPN 2 Purworejo kembali menunjukkan dominasinya dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025 tingkat kabupaten. Lima siswanya berhasil memborong juara 1 dan melaju ke kompetisi bergengsi tingkat Provinsi Jawa Tengah yang akan diadakan di Surakarta pada 14-16 Oktober mendatang.
Dalam event tahunan ini mempertandingkan 7 mata lomba yang diikuti 14 siswa putra dan putri, yakni Sesorah (pidato bahasa Jawa), Ndagel Ijen (stand up comedy), Ndongeng (mendongeng), Macapat (puisi Bahasa Jawa yang dilantunkan), Nulis lan Moco Aksara Jawa (menulis dan membaca Huruf Jawa), Nulis Cerkak (menulis cerpen) dan Geguritan (puisi bebas).
“Dari mata lomba yang kita ikuti, 5 siswa berhasil meraih juara 1, 2 siswa meraih juara 2 dan 1 siswa meraih juara 3,” jelas Pembina FTBI SMPN 2 Purworejo, Murti, S.Pd., Selasa (23/09/2025).
Para jawara yang siap berjuang di tingkat provinsi ini, Ignasius Harendra Dhyaksa Pratama (7B) – Juara 1 Sesorah Putra, Laurelle Azkiya Hayuningtyas Pringadie (9F) – Juara 1 Ndongeng Putri, Beta Nadhif Pramadipta (7B) – Juara 1 Nulis Cerkak Putra, Arsyil Nararya Pradipta (7F) – Juara 1 Nulis lan Moco Aksara Jawa Putra serta Saarah Rajwaa Aliyyah (9F) – Juara 1 Nulis lan Moco Aksara Jawa Putri.
Selain para juara pertama, SMPN 2 Purworejo juga meraih sejumlah prestasi lainnya, yakni Juara 2 Geguritan oleh Aisyah Ayudya lnara (7A), Juara 2 Sesorah Putri oleh Josephine Adventia Mahargyaningtyas (7B), dan Juara 3 Macapat Putra oleh Rafandra Aqlan Jamhuri (8C).
Murti menyampaikan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari bibit-bibit unggul yang sudah dimiliki sekolah.
“Kebetulan para peserta banyak yang sudah berprestasi di FTBI sewaktu di SD, jadi kita hanya mengembangkannya saja dengan mendatangkan pelatih dari luar,” ujarnya.
Untuk menghadapi babak provinsi, para siswa akan menjalani latihan intensif dengan mendatangkan pelatih eksternal, demi mematangkan kemampuan mereka dan membawa pulang prestasi membanggakan.
Meskipun sudah sering melaju ke tingkat provinsi, SMPN 2 Purworejo diakui belum pernah meraih juara di sana karena ketatnya persaingan. Namun, tahun ini pihak sekolah menargetkan untuk bisa masuk tiga besar, bahkan berharap meraih juara pertama.
Kepala SMPN 2 Purworejo, Sutarto, S.Pd., M.Pd., berharap, pembinaan di sekolahnya bisa lebih ditingkatkan sehingga bisa mendapatkan prestasi yang lebih hebat lagi di tingkat provinsi.
“Paling tidak bisa masuk tiga besar, sehingga bisa menjadikan kebanggaan bagi sekolah dan masyarakat Kabupaten Purworejo,” pungkas Sutarto.(Jon)





