96 Siswa SD se Purworejo Ikuti Pelatihan Robotik di Darul Hikmah Kutoarjo

oleh
Para peserta tampak serius mengikuti Pelatihan Robotik yang diselenggarakan oleh Darul Hikmah Kutoarjo Islamic School, Minggu (16/11/2025) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sebanyak 96 siswa Sekolah Dasar (SD) dari berbagai penjuru wilayah di Kabupaten Purworejo mengikuti Pelatihan Robotik yang digagas oleh Darul Hikmah Kutoarjo Islamic School (DH-KIS) pada Minggu (16/11/2025).

Antusiasme ini jauh melampaui ekspektasi panitia, yang semula hanya menargetkan 60 peserta.

“Ini menunjukkan bahwa sekolah-sekolah dasar di Purworejo mulai menyadari pentingnya pembelajaran robotik sebagai bekal generasi digital. Robotik bukan lagi kegiatan eksklusif, tetapi bagian dari kebutuhan pendidikan abad 21,” jelas Riyan Aji Nugroho, S.Pd., Koordinator Kegiatan, pada Rabu (19/11/2025).

Pelatihan ini, menurut Riyan, merupakan bagian dari program unggulan DH-KIS untuk memperkuat literasi teknologi dan memperkenalkan pembelajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) sejak usia dini.

Selama kegiatan, peserta tidak hanya duduk manis. Mereka diajak langsung berinteraksi dengan teknologi, yakni dengan pengenalan dasar-dasar robotik dan komponennya, merakit robot sederhana dari nol, praktik memprogram gerak robot menggunakan software edukatif.

“Serta simulasi gerak robot menggunakan sensor untuk menyelesaikan tantangan,” jelas Riyan.

Peserta dibagi dalam kelompok-kelompok kecil, dibimbing langsung oleh instruktur DH-KIS yang telah menorehkan prestasi di berbagai kompetisi robotik.

Ustadz Misri Tabrani, Ketua Yayasan DH-KIS Bidang Pendidikan, menegaskan bahwa pelatihan ini adalah bukti komitmen sekolah dalam memajukan pendidikan berbasis teknologi di Purworejo.

“Kami ingin menjadi sekolah yang tidak hanya unggul dalam pembinaan karakter, tetapi juga unggul dalam penguasaan teknologi. Pelatihan robotik untuk siswa SD ini adalah langkah awal membuka akses pembelajaran modern bagi anak-anak di Purworejo,” jelasnya.

Ia menambahkan, DH-KIS telah menyiapkan roadmap berkelanjutan, mulai dari workshop coding, kelas Internet of Things (IoT), hingga kompetisi robotik tingkat pelajar Purworejo, sebagai bekal menghadapi tantangan Industri 4.0 dan 5.0.

Instruktur senior, Trimo Sabiliyanto, menjelaskan filosofi di balik pelatihan ini.

“Tujuan kami bukan menciptakan ahli robot, tetapi memberikan pengalaman awal yang positif dan menyenangkan. Ini akan menumbuhkan rasa ingin tahu dan motivasi mereka untuk terus belajar teknologi di masa depan,” kata Trimo.

Pada kegiatan pelatihan robotik tersebut ditutup dengan demonstrasi robot hasil rakitan peserta. Aula riuh dengan aplaus ketika robot-robot kecil tersebut berhasil bergerak, berbelok mengikuti garis, atau menyalakan lampu sesuai program yang mereka buat.

Seluruh peserta, termasuk Qhegia Azzahwa dari SDN 2 Kutoarjo yang mengaku “seru dan tidak sesulit yang dibayangkan,” mendapatkan piagam penghargaan. Tak hanya itu, panitia juga memberikan “mini award” khusus untuk kategori kreativitas terbaik dan kerjasama tim paling kompak.

Melihat respons yang luar biasa, DH-KIS berencana menjadikan Pelatihan Robotik ini sebagai agenda rutin dalam program “Darul Hikmah Berbagi”, mendukung penguatan literasi teknologi bagi sekolah-sekolah di seluruh Kabupaten Purworejo. (Jon)