KORANJURI.COM – Di tengah sejuknya pepohonan Bukit Sikepel, Desa Jati, Kecamatan Bener, puluhan anak muda berkumpul membawa misi penting bagi masa depan lingkungan.
Dalam acara “Youth Bible Camping Klasis Purworejo 2026”, Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi mengajak generasi muda lintas agama untuk bergerak bersama menjaga harmoni bumi.
Momen hangat yang berlangsung pada Sabtu (10/10/2026) malam ini menjadi ajang refleksi penting di tengah ancaman kemarau panjang.
Di hadapan para remaja dan pemuda Gereja Kristen Jawa (GKJ) se-Klasis Purworejo, Wabup Dion mengingatkan hakikat utama hubungan manusia dan bumi.
“Saya ingin mengajak bahwa kita semua, apapun agama kita, apapun pekerjaan kita, kita harus peduli terhadap alam. Terutama yang berada di sekeliling kita terlebih dahulu,” ajak Wabup Dion.
Ia juga menekankan bahwa manusia sering kali lupa akan peran mendasarnya terhadap tempat tinggal mereka sendiri.
“Tetapi kadang kita lupa menjaga rumah kita ini. Menjaga rumah kita yang namanya bumi ini,” ujarnya mengingatkan.
Menurut Dion, manusia diciptakan bukan untuk mengeksploitasi, melainkan untuk mengelola dan merawat bumi agar tetap berkelanjutan.
Kegiatan berkemah di alam terbuka seperti ini dinilai sangat efektif untuk menumbuhkan kebiasaan menjaga kebersihan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran hutan di musim kemarau.
Tak hanya soal lingkungan, Wabup Dion juga menyuntikkan semangat dan motivasi keberanian kepada para pemuda untuk terus mengejar impian tinggi tanpa rasa takut gagal.
“Sekali lagi, kejarlah cita-cita kalian, apapun yang kalian cita-citakan. Kalau kata Bung Karno, bermimpilah setinggi langit, maka jikalau engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang,” pungkasnya.
Kegiatan bernuansa alam bertema “Rest Your Mind, Refresh Your Faith” ini berlangsung selama dua hari pada 10–11 Oktober 2026, menjadi ruang rehat sekaligus pemantik aksi nyata anak muda Purworejo untuk melestarikan lingkungan sekitar.(Jon)





