SMK Kesehatan Purworejo Gelar Workshop Pembelajaran Guru di Sekolah Menggunakan Alur Merdeka

oleh
Foto bersama dalam pelaksanaan Workshop Pembelajaran Guru di Sekolah dengan Menggunakan Alur Merdeka di SMK Kesehatan Purworejo, Selasa (15/10/2024) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – SMK Kesehatan Purworejo menggelar kegiatan Workshop Pembelajaran Guru di Sekolah (Dengan Menggunakan Alur Merdeka)

Berlangsung selama dua hari, dari Selasa (15/10/2024) hingga Rabu (16/10/2024), workshop diikuti 31 guru dari jurusan keperawatan dan farmasi.

Selama dua hari pelaksanaan, di hari pertama menghadirkan narasumber pengawas SMK dari Cabdin Wilayah VIII Jateng H. Achmad Chamdani, M.Pd., dan dilanjutkan di hari kedua dengan narasumber dari BBPPMPV Seni dan Budaya, ibu Ismiyatun.

Dalam materinya, Achmad Chamdani menyampaikan tentang kolaborasi pembelajaran di SMK. Disampaikan, bahwa kolaborasi pada Kurikulum Merdeka sangat cocok sekali karena bisa menyesuaikan situasi dan kondisi yang ada di sekolah itu.

“Guru juga merasa merdeka karena bisa menyesuaikan situasi dan kondisi siswa di sekolah. Sehingga dengan workshop pembelajaran ini, Kurikulum Merdeka di SMK Kesehatan Purworejo makin lancar dan sukses,” ujar Achmad Chamdani dalam sesi akhir materinya.

Yuni Fitriani, S.Pd., selaku koordinator kegiatan workshop menyebut, dalam pelaksanaan workshop ini fokus pada pembelajaran dan asesmen projek kolaborasi dengan menggunakan alur merdeka.

Workshop ini, kata Yuni, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi di SMK Kesehatan Purworejo sehingga mampu menyajikan media pembelajaran yang menarik.

“Kami juga akan membuat video pembelajaran yang diunggah di PMM, dengan bukti link yang dibuat bapak ibu guru,” jelas Yuni, guru Produk Kreatif dan Kewirausahaan ini di sela kegiatan.

Harapannya dengan workshop ini, menurut Yuni, kemampuan bapak ibu guru dalam mengelola pembelajaran meningkat, sehingga pihaknya dapat berkontribusi pada peningkatan prestasi siswa sesuai tolak ukur pemerintah saat ini, yakni sertifikat yang diunggah di PMM.

Atas pelaksanaan workshop ini, Kepala SMK Kesehatan Purworejo Nuryadin, S.Sos., M.Pd., menyambut baik dan mendukung sepenuhnya. Karena menurutnya, materi workshop kali ini sangat penting untuk membekali, memberikan wawasan, inovatif dan kreatif pada guru di dalam memberikan pembelajaran kepada para siswa siswi SMK Kesehatan Purworejo.

“Kami anggap penting karena saat ini tantangan sekolah, tantangan guru semakin bertambah, dimana anak-anak Indonesian mengalami kegalauan, baik di rumah, lingkungan dan kegalauan melihat situasi dan kondisi yang ada,” ujar Nuryadin.

Sehingga disini dibutuhkan profil guru yang kompeten, inovatif dan kreatif yang bisa memberikan dorongan, arahan, sanjungan kepada siswa.

Sehingga siswa bisa lebih semangat dan tidak galau karena menemukan guru yang kreatif dan inovatif yang paham betul dan bisa mengarahkan anak didiknya untuk belajar berkelanjutan

“Sehingga nanti ketika dia lulus sudah siap menjadi anak yang mandiri, kreatif dan inovatif. Kalau di SMK Kesehatan Purworejo anak-anak yang Anggun Akhlaknya, Unggul Intelektualnya, Simpatik Menarik Tenang Meyakinkan. Siap Kerja Siap Kuliah, Siap Bekerja sambil Kuliah,” pungkas Nuryadin. (Jon)