KORANJURI.COM – SMK Muhammadiyah Purwodadi Purworejo (Esemkapurwa) menggelar kegiatan workshop IHT (In House Training) Kurikulum Satuan Pendidikan dan Kurikulum Kewirausahaan, Kamis (03/07/2025).
Dalam kegiatan yang berlangsung di Meeting Room Teaching Factory Otomotif ini, dilaksanakan dalam rangka menyambut tahun pelajaran baru 2025/2026. Dua narasumber dari UMPWR dan Eagle Global Route dihadirkan untuk mengisi materi.
Diikuti oleh semua guru, IHT dibuka oleh Pengawas SMK dari Cabdin Pendidikan Wilayah VIII H. Achmad Chamdani, M.Pd.
Achmad Chamdani sangat mengapresiasi kemajuan Esemkapurwa Purworejo dalam beberapa tahun terakhir ini.
“Alhamdulillah Esemkapurwa sukses dalam SPMB. Perolehan siswanya naik 165%. Tahun ini meluluskan 103 dan siswa yang sudah daftar ulang ada 170. Selamat dan sukses untuk semua panitia dan seluruh keluarga besar Esemkapurwa,” ujar Achmad Chamdani saat membuka kegiatan.
Di hadapan para peserta IHT, Achmad Chamdani berpesan, agar guru tidak berhenti belajar. Kalau guru berhenti belajar, tidak usah mengajar.
Pemateri pertama Dwi Jatmoko, M.Pd., Kaprodi PTO Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) memaparkan materi tentang Deep Learning atau Pembelajaran Mendalam.
“Jadilah guru yang bisa menginspirasi murid-muridnya, guru yang selalu dinantikan kehadirannya di dalam kelas,” kata Dwi Jatmoko dalam sesinya.
Dwi Jatmoko yang pernah mendampingi Esemkapurwa Purworejo dalam program SMK PK selama 3 tahun ini merasa yakin bahwa Esemkapurwa Purworejo kedepan akan menjadi pilihan pertama bagi murid dalam memilih sekolah.
Pemateri kedua Arief Hanung Budianto dari biro perjalanan luar negeri Eagle Global Route menyampaikan tentang kompetensi yang harus disiapkan untuk memasuki dunia kerja.
Hanung menyebut, modal pertama bagi tour leader adalah HUMBLE, punya jiwa melayani. Dia menyatakan siap bekerja sama dengan Esemkapurwa Purworejo dengan memberikan materi tentang pengelolalaan biro perjalanan luar negeri dan menjadi tour leader yang baik.
“Diawali dari guru-gurunya, kemudian baru muridnya. Guru harus memiliki pengalaman ke luar negeri, sebelum menyampaikan materi kepada muridnya,” ujar Hanung.
Sumarjo, S.Fil.I., M.Pd., Kepala Esemkapurwa Purworejo bertekad akan terus berbenah untuk memperbaiki layanan dan selalu mendukung peningkatan kompetensi guru. Guru Esemkapurwa Purworejo akan disupport untuk selalu meningkatkan kompetensi agar kwalitas pembelajaran bisa lebih baik.
Menurutnya, Esemkapurwa Purworejo adalah satu-satunya SMK di Purworejo yang memiliki konsentrasi keahlian Usaha Layanan Pariwisata.
“Kami siap bekerjasama dengan pemerintah daerah dan pelaku wisata untuk mengembangkan wisata di Purworejo. Semoga tahun ini kami bisa membangun RPS yang representatif untuk konsentrasi keahlian Pariwisata dan Perhotelan,” pungkas Sumarjo. (Jon)





