Cetak Perawat Handal, STIKes Bantul Bekali Mahasiswa dengan Pelatihan BTCLS

oleh
Foto bersama usai pelatihan BTCLS yang diikuti mahasiswa D3 Keperawatan STIKes Bantul - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – STIKes Bantul kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak tenaga kesehatan handal dengan membekali 22 mahasiswa semester akhir D3 Keperawatan mereka dengan pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS).

Bekerja sama dengan PT Citra Paramedika, pelatihan ini berlangsung selama enam hari, dari tanggal 19-24 September 2025, di Kaliurang, Yogyakarta.

Pelatihan BTCLS ini bukan sekadar rutinitas, melainkan investasi serius dalam menghadapi tantangan medis di lapangan. Mahasiswa digembleng secara sistematis, menyelami teori dan praktik gawat darurat yang mendalam.

Mulai dari penilaian pasien kritis, teknik resusitasi jantung paru, penanganan airway, hingga simulasi langsung kasus trauma nyata. Setiap sesi dipandu oleh instruktur berpengalaman, memastikan para calon perawat mampu menerapkan ilmu keperawatan kritis dengan cepat, tepat, dan profesional.

Dr. Al Afik, S.Kep., Ns., M.Kep., instruktur dari PT Citra Paramedika, menekankan pentingnya BTCLS sebagai fondasi bagi setiap perawat.

“Pelatihan ini merupakan persyaratan esensial bagi perawat yang akan menghadapi kegawatdaruratan di manapun dan kapanpun,” jelas Afik.

Ia berharap, ilmu dan keterampilan yang didapat selama pelatihan dapat diaplikasikan secara efektif di berbagai setting praktik, baik di rumah sakit maupun institusi kesehatan lainnya.

Nuryadin, S.Sos., M.Pd., Ketua STIKes Bantul, menyambut baik kolaborasi ini. Ia menjelaskan bahwa PT Citra Paramedika merupakan lembaga yang sangat kompeten, bahkan telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Kesehatan.

“Para alumni yang mengikuti pelatihan BTCLS ini akan mendapatkan sertifikat resmi dari Kemenkes RI, yang menjadi salah satu kunci penting untuk dapat berpraktik di lembaga kesehatan,” ungkap Nuryadin dengan bangga, seraya menambahkan bahwa seluruh peserta dinyatakan lulus dalam pelatihan ini.

Apt. Rizka Safira, M.Farm., Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama STIKes Bantul menegaskan, bahwa pihaknya berkomitmen untuk mencetak tenaga kesehatan profesional, terampil, dan siap menghadapi tantangan di lapangan.

“Sebagai wujud nyata, kami menyelenggarakan Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support atau BTCLS, khusus bagi mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan,” ungkap Rizka.

Pelatihan ini menurut Rizka, dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan gawat darurat, baik dalam penanganan kasus trauma maupun henti jantung.

Melalui pelatihan BTCLS, mahasiswa D3 Keperawatan STIKes Bantul tidak hanya siap menjadi tenaga kesehatan yang kompeten, tetapi juga memiliki kepercayaan diri dalam menyelamatkan nyawa.

“Karena kami percaya, menjadi perawat bukan hanya sebuah profesi, melainkan panggilan untuk memberi kehidupan,” pungkas Rizka, sambil menambahkan, bahwa
STIKes Bantul mencetak perawat handal, profesional, dan berdaya saing. (Jon)