KORANJURI.COM – SMPN 7 Purworejo yang berada di Desa Dukuhdungus, Kecamatan Grabag, merayakan puncak peringatan Lustrum ke-X atau Hari Ulang Tahun ke-50 (13/10/1975–13/10/2025) dengan penuh kegembiraan yang ditandai dengan resepsi pada Senin (13/10/2025).
Mengusung tema ‘Semarak 50 Tahun Berdiri, Melangkah Pasti, Melangitkan Prestasi’, serangkaian kegiatan telah digelar sejak beberapa hari sebelumnya.
Acara resepsi ditandai dengan pemotongan tumpeng secara seremoni dari Ketua Komite, Supriyanto, kepada Plt Kepala SMPN 7 Purworejo, Endang Wahyundari, S.Pd., M.Pd.
Menurut Ketua Panitia, Fendi Dwiantono, S.Pd., yang juga Waka Kesiswaan, rangkaian kegiatan Lustrum ke-X telah dimulai sejak Kamis (09/10/2025) hingga Sabtu (11/10/2025) dengan berbagai lomba internal yang diikuti semua siswa, seperti lomba bola voli, futsal, catur, menghias tumpeng, membersihkan kelas dan lomba Mading.
Tidak hanya internal, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan lomba eksternal untuk tingkat SD se-Kecamatan Grabag dengan 40 peserta. Ajang kompetisi ini mencakup lomba baca puisi, macapat, menyanyi solo, tilawah, dan membuat poster yang dilaksanakan secara online.
“Selain lomba, kegiatan Expo yang diikuti oleh 8 stand UMKM se-Kecamatan Grabag dengan dominasi kuliner juga turut memeriahkan suasana sejak Kamis (09/10/2025) hingga Senin (13/10/2025),” . Selain itu, ada bazar khusus internal yang dilaksanakan hari Senin ketika resepsi, sebanyak 1 kelas mendirikan 1 stand dengan jumlah total adalah 18 stand bazar yang menjual berbagai macam kuliner menarik dari minuman, cemilan sampai dengan makanan berat yang beraneka ragam. jelas Fendi, di sela kegiatan.
Sebelum puncak Lustrum ke-X, pagi harinya diawali dengan Pawai Jalan Bertema yang diikuti semua siswa dengan mengambil tiga konsep berbeda.
“Untuk kelas 7, mengambil tema Profesi. Jadi siswa ada yang berpenampilan menjadi polisi, tentara, dokter, dan profesi lainnya,” jelas Fendi.
Kelas 8 mengambil tema Kewarganegaraan, menampilkan budaya-budaya dan pakaian adat dari seluruh daerah di Indonesia. Sementara itu, kelas 9 mengambil tema Maskot, menampilkan maskot yang berbeda-beda sesuai kreativitas masing-masing.
Pawai ini menempuh rute di sekitar lingkungan sekolah, bertujuan untuk mengenalkan Lustrum kepada lingkungan serta memperkenalkan aneka profesi kepada anak-anak agar memiliki gambaran terkait cita-cita mereka.
“Sebagai penutup pawai, dalam puncak Lustrum ke-X juga diadakan pembagian door prize bagi peserta Pawai Jalan Bertema dan perwakilan paguyuban orangtua yang diundang, dengan hadiah utama berupa sepeda,” ungkap Fendi.
Ketua Komite SMPN 7 Purworejo, Supriyanto, mengharapkan sekolah dapat lebih maju lagi dalam memupuk keberhasilan anak didik.
“Raihan prestasi di SMPN 7 Purworejo saat ini ada di bidang akademik maupun non akademik. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih meningkat lagi dan menjadi sekolah favorit di Kecamatan Grabag,” harapnya.
Senada dengan itu, Plt Kepala SMPN 7 Purworejo, Endang Wahyundari, berharap di usia emas ke-50 tahun ini, sesuai tema Lustrum ke-X, prestasi siswa baik akademik maupun non-akademik semakin terlihat.
“Targetnya SMPN 7 Purworejo semakin maju. Saya yakin, karena anaknya hebat-hebat dan guru dan karyawannya luar biasa,” tegas Endang.
Endang juga memiliki mimpi besar, yaitu agar para alumni dari berbagai angkatan dapat bergabung membentuk ikatan alumni.
“Jika ikatan alumninya men-support dan mendukung kuat, saya optimis semuanya bisa berjalan,” pungkas Endang, optimis bahwa dengan dukungan alumni, siswa akan semakin terlayani dan prestasi akan semakin bermunculan. (Jon)





