Antusias Meningkat, Puluhan Peserta Ikuti Kejurkab Drum Band Marching Band Purworejo 2025

oleh
Salah satu peserta tengah beraksi di Kelas Konser Kejurkab Drum Band Marching Band Purworejo tahun 2025 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Drum Band Marching Band Purworejo tahun 2025 digelar dengan antusiasme yang luar biasa dari puluhan peserta yang mengikuti kegiatan ini.

Acara yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pelatih Drumband Marching Band (APDMB) Kabupaten Purworejo ini menjadi wadah positif bagi bakat-bakat muda di bidang musik dan baris-berbaris.

Ketua Panitia, Agus Eka Pramusiana menjelaskan Kejurkab Drum Band Marching Band Purworejo 2025 dilaksanakan selama dua hari di waktu yang berbeda.

Untuk Kelas Konser tingkat TK, SD, dan SMP berlangsung pada Sabtu (08/11/2025) di Aula Wisma Budaya SMAN 7 Purworejo. Sementara itu, untuk Kelas Street Parade (karnaval/jalan) tingkat SD, SMP, dan SMA akan dilaksanakan pada Sabtu (15/11/2025) mendatang.

Agus Eka Pramusiana mengungkapkan, bahwa minat peserta tahun ini benar-benar di luar dugaan.

“Untuk tahun ini pesertanya di luar ekspektasi. Begitu banyak unit-unit yang akan ikut tampil, namun karena terbatasnya kuota, banyak yang tidak bisa ikut tampil di kelas konser dan kelas parade,” jelas Agus, Sabtu (08/11/2025) di sela kegiatan.

Menurutnya, kejuaraan Kelas Konser diikuti 26 unit dan 29 unit dipastikan akan meramaikan Kelas Parade. Hal ini menunjukkan peningkatan animo yang signifikan, di mana banyak sekolah termotivasi untuk membentuk dan mengikutsertakan unit drum band/marching band mereka.

Kejurkab ini, kata Agus, memiliki tujuan utama untuk lebih meramaikan dan meningkatkan prestasi drum band dan marching band di Purworejo.

Kepercayaan diri ini didorong oleh prestasi membanggakan tahun ini, di mana Purworejo berhasil menyapu bersih kemenangan di kelas Street Parade dalam Kejurnas Marching Band Piala Raja Hamengkubuwono Cup.

Untuk menjamin kualitas penilaian, panitia menghadirkan juri-juri tingkat nasional yang berasal dari Yogyakarta, Solo, dan Bogor. Untuk juara umum, akan mendapatkan hadiah berupa tropi piala Bupati dan uang pembinaan.

“Harapannya, Kejurkab ini dapat menjadi tonggak sejarah yang menjadikan drum band dan marching band di Kabupaten Purworejo semakin baik dan melahirkan lebih banyak unit berprestasi di tingkat nasional,” ujar Agus.

Event bergengsi tahunan ini dibuka oleh Neira Anjar P, Kabid Sumberdaya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinporapar Kabupaten Purworejo. Dia sangat mengapresiasi kegiatan ini.

“Kegiatan ini bisa menjadi wadah bagi putra putri kita untuk belajar berkompetisi dan menampilkan yang terbaik di bidang drum band dan marching band,” kata Neira.

Dia menyebut, bagaimana anak-anak memiliki wadah atau wahana untuk menyalurkan energi positifnya, kreatifitasnya, dan juga mereka akan aktif dalam hal positif dan tidak terjerumus dalam dunia per-gadget-an yang membuat mager. (Jon)