Dishub Purworejo Siapkan 40 Personel dan Rekayasa Lalu Lintas Sambut Libur Nataru 2025/2026

oleh
Kepala Dishub Kabupaten Purworejo, Agus Widiyanto SIP MSi. - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Purworejo tengah mematangkan persiapan untuk menghadapi periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), fokus pada pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas di titik-titik krusial.

Sebanyak 40 personel telah disiagakan untuk memastikan mobilitas masyarakat berjalan lancar selama musim liburan.

Kepala Dishub Kabupaten Purworejo, Agus Widiyanto SIP MSi, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, termasuk rekayasa lalu lintas dan pendirian posko terpusat.

“Jumlah personel yang kita siapkan dalam menghadapi Nataru ini sekitar 40 orang,” jelas Agus, Senin (01/12/2025), menegaskan kesiapan sumber daya manusia.

Posko Nataru utama akan didirikan di depan kantor Dinas Perhubungan. Untuk langkah-langkah kesiapan lainnya, seperti penyiapan logistik dan posko di lokasi lain, Dishub masih menunggu hasil rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan berbagai dinas dan instansi terkait.

Dishub juga telah melengkapi sarana pendukung operasional untuk mengantisipasi berbagai kondisi darurat dan kepadatan lalu lintas. Peralatan yang telah disiapkan meliputi 2 mobil patwal, 2 mobil crane, 2 titik CCTV di Kutoarjo dan Cangkrep, 20 buah rambu portabel, 50 buah traffic cone, 50 barrier, 30 barikade, 1 mobil derek dan 6 motor patroli

“Kita juga telah mempersiapkan sejumlah jalur alternatif untuk mengantisipasi dan mengurai kemacetan jika terjadi penumpukan kendaraan,” ungkap Agus.

Menyikapi peningkatan volume kendaraan yang akan melintasi perlintasan sebidang KA, Dishub Purworejo telah berkoordinasi erat dengan petugas jaga.

“Peningkatan ini kami sikapi dengan penjagaan, dengan 5 posko di perlintasan sebidang di bawah Pemda,” ujar Agus.

Ia juga menambahkan imbauan kepada pemerintah desa (pemdes) atau kecamatan untuk menyediakan relawan guna menjaga perlintasan sebidang yang tidak memiliki posko resmi.

Sementara itu, untuk jalur selatan Daendels yang merupakan kewenangan pusat, Dishub memastikan bahwa rambu dan Penerangan Jalan Umum (PJU) semua dalam kondisi baik untuk mendukung kelancaran dan keamanan pengguna jalan. (Jon)