Siaga Nataru, Satpol PP Damkar Purworejo Kerahkan Ratusan Personel Jaga Ketertiban dan Keselamatan

oleh
Pelaksanaan rakor menghadapi Nataru 2025/2026 yang digelar Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, Kamis (04/12/2025) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Dalam rangka menghadapi potensi lonjakan aktivitas dan gangguan ketentraman dan ketertiban umum (Trantibum) selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026), Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo siap mengerahkan ratusan personel dan fasilitas.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: 400.6.1/9548/SJ dan hasil rapat koordinasi di Ruang Otonomi Setda Kabupaten Purworejo tentang kesiapan Pemerintah Kabupaten Purworejo menyambut Nataru 2025/2026 tanggal 2 Desember 2025.

Plt. Kepala Satpol PP Damkar Purworejo, Budi Wibowo, melalui Kepala Bidang Trantibumlinmas, Teguh Wibowo, menegaskan komitmen pihaknya untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

“Kegiatan pengamanan difokuskan pada pengaturan dan pengawasan ketertiban serta keselamatan di berbagai lokasi yang berpotensi ramai,” jelas Teguh Wibowo, Kamis (04/12/2025), usai rakor secara internal.

Objek wisata, tempat hiburan, pusat perbelanjaan, fasilitas umum, tempat ibadah (terutama saat ibadah Natal), dan ruang publik lainnya, kata Teguh, menjadi sasaran kegiatan pengawasan.

Dari Satpol PP dan Damkar juga melakukan pengamanan khusus difokuskan pada masyarakat yang melaksanakan ibadah Natal dan pengamanan Salat Jumat di Masjid Agung Purworejo.

Penertiban terhadap petasan/kembang api, minuman keras (miras) dan sejenisnya juga dilakukan Satpol PP dan Damkar Purworejo untuk menjaga suasana kondusif.

“Sarana dan prasarana ibadah, sarana transportasi, dan aset milik pemerintah juga menjadi target pengamanan kita,” ungkap Teguh.

Untuk memastikan pelaksanaan tugas berjalan optimal, Satpol PP Damkar melibatkan personel 50 personil Satpol PP Kabupaten, Satgas Linmas Kabupaten 55 orang, Satlinmas Desa/Kelurahan sebanyak 4.663 orang.

Dari Damkar sendiri, terang Teguh, menyiagakan 30 personil, 5 unit mobil pemadam kebakaran, serta 3 pos pemantauan.

“Kita juga ada beberapa rencana kegiatan selama Nataru 2025/2026,” kata Teguh.

Dalam pengamanan dan pengawalan pejabat daerah dalam Monitoring Nataru, ada 4 personil yang dilibatkan. Dalam pos pengamanan di 5 titik, dari Satpol PP dan Damkar bersinergi dengan TNI, Polri, Dishub, Dinkes dan Satlinmas Desa/Kelurahan.

Untuk pengamanan sholat Jum’at di Masjid Agung Purworejo, dari Satpol PP dan Damkar sudah menyiapkan 4 personil wanita, serta ada 8 personil/2 tim untuk melakukan patroli rutin wilayah.

Dalam mendukung pengamanan selama Nataru, juga didirikan 5 pos pengamanan dengan rencana lokasi di titik-titik strategis, yakni di depan Pendopo Kabupaten Purworejo (Pos Terpadu), Gereja Santa Perawan Maria (Personil Gabungan), Gereja Santa Yohanes Rosul Kutoarjo (Personil Gabungan), Stasiun Kutoarjo (Personil Gabungan) dan Terminal Purworejo (Personil Gabungan) yang merupakan kegiatan kolaborasi antar OPD, TNI dan Polri.

“Langkah-langkah kesiapsiagaan ini diharapkan dapat meminimalisir potensi gangguan Trantibum, seperti kerumunan, kemacetan, pesta miras, petasan, pedagang kembang api ilegal, serta ancaman bencana alam, demi kelancaran libur Nataru di Purworejo,” pungkas Teguh. (Jon)