Gembleng Kepemimpinan dan Karakter Islami Siswa, SMK Nurussalaf Kemiri Purworejo Gelar LDK

oleh
Kepala SMK Nurussalaf Kemiri, Drs. MGS. Sukusyanto, MM, saat membuka kegiatan LDK, Kamis (11/12/2025) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sebanyak 66 siswa yang berasal dari tiga organisasi sekolah, yakni OSIS, Dewan Ambalan Pramuka, dan PMR (Palang Merah Remaja) di SMK Nurussalaf Kemiri, Purworejo, mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK).

Secara seremoni, LDK tahun 2025 ini dibuka langsung oleh Kepala SMK Nurussalaf Kemiri, Drs. MGS. Sukusyanto, MM, pada Kamis (11/12/2025) yang ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis kepada perwakilan siswa.

Menurut salah satu panitia sekaligus Pembina Pramuka, Wahyu Abadi Wijayanto, S.Pd., kegiatan tahunan ini bertujuan menggembleng jiwa kepemimpinan, solidaritas, dan karakter Islami peserta didik.

“Kegiatan LDK berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (11/12/2025) hingga Sabtu (13/12/2025). Beragam materi intensif telah disiapkan oleh panitia dan pemateri untuk membekali para peserta,” jelas Wahyu, usai pembukaan LDK.

Dikatakan, usai upacara pembukaan, peserta langsung menerima materi spesifik dari pembina organisasi masing-masing. Untuk Dewan Ambalan Pramuka, materi yang disampaikan fokus pada Kepramukaan, tali temali, dan persandian.

Peserta dari PMR, materi yang diberikan menitikberatkan pada Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Dan khusus bagi peserta dari OSIS, fokus utama pada materi-materi kepemimpinan.

“Selain materi organisasi, seluruh peserta juga menerima materi penting dari Satlantas mengenai Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas),” ungkap Wahyu.

Rutinitas harian peserta LDK juga diselingi kegiatan keagamaan dan fisik. Setiap pagi, kegiatan diawali dengan Sholat Subuh berjamaah dan senam pagi. Sementara pada malam hari, peserta melaksanakan mengaji dan mujahadah usai menerima materi.

Puncak kegiatan fisik dan pembentukan karakter terjadi pada hari terakhir, Sabtu (13/12/2025). Setelah senam pagi, peserta melaksanakan long march sejauh kurang lebih 6 km dari kampus menuju Markas Komando (Mako) Brimob di Kutoarjo.

Di Mako Brimob, para peserta digembleng melalui kegiatan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan diakhiri dengan outbound secara berkelompok.

“Kegiatan outbound sangat bermanfaat untuk melatih siswa tentang kerja sama tim dan saling membantu antar anggota,” ungkap Wahyu.

Diharapkan oleh Wahyu, melalui kegiatan ini jiwa solidaritas peserta semakin tumbuh dan menjadi semakin solid, sehingga mereka dapat menjalankan organisasi dengan baik, memiliki jiwa kepemimpinan, dan berkarakter.

Kepala SMK Nurussalaf Kemiri, Drs. MGS. Sukusyanto, MM, menambahkan bahwa para peserta LDK juga bertindak sebagai ‘corong’ sekolah untuk mensosialisasikan keberadaan SMK Nurussalaf Kemiri.

“Kita memiliki slogan, SMK Bisa-SMK Hebat, SMK Nurussalaf Bisa Hebat SIP Jos (Sekolah Integrasi Pesantren-Jadi Orang Sholeh). Salah satu tujuan dari LDK ini adalah untuk mewujudkan slogan tersebut,” tegas Sukusyanto.

Keunggulan SMK Nurussalaf Kemiri, sebut Sukusyanto, terletak pada kurikulum berbasis pondok pesantren. Selain mendapatkan pelajaran umum, siswa juga menerima tambahan 9 mata pelajaran keagamaan Islam, seperti akhlak, fikih, Aswaja, tauhid, Tarikh, bahasa Arab, dan akidah.

“Jadi, selain secara akademik, siswa SMK Nurussalaf Kemiri juga memiliki keunggulan di bidang keagamaan Islam karena berbasis pondok pesantren,” pungkas Sukusyanto, yang berharap implementasi slogan ini dapat menjadi daya tarik dan meningkatkan jumlah lulusan-lulusan SMP yang melanjutkan studi ke SMK Nurussalaf Kemiri. (Jon)