SMK Ma’arif NU 1 Bener Edukasi Siswa Gizi Seimbang Agar Fokus Belajar

oleh
Pelaksanaan seminar gizi SMK Ma'arif NU 1 Bener dalam memperingati Hari Gizi Nasional - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Memperingati Hari Gizi Nasional, SMK Ma’arif NU 1 Bener Purworejo menggelar kegiatan edukatif yang inovatif pada Jum’at (23/01/2026). Sekolah ini mengintegrasikan program rutin Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan seminar kesehatan yang menghadirkan ahli gizi profesional untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat para siswa.

Kegiatan yang berlangsung meriah ini diawali dengan senam bersama di lapangan sekolah, diikuti oleh seluruh siswa kelas X, XI, dan XII yang sedang tidak melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya diisi kegiatan internal sederhana, tahun ini SMK Ma’arif NU 1 Bener berkolaborasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Alam Taro, Kaliboto.

Narasumber seminar, Adinda Diana Amelia, seorang ahli gizi dari SPPG Alam Taro, Kaliboto, Loano, Purworejo memaparkan materi penting mengenai konsep gizi seimbang yang spesifik bagi remaja usia 17-18 tahun.

Para siswa diajarkan cara menghitung porsi ideal karbohidrat, protein hewani, dan protein nabati agar mencapai berat badan ideal.

“Kami ingin siswa tidak sekadar makan, tapi paham takaran yang masuk ke tubuh mereka agar tidak terjadi kelebihan atau kekurangan berat badan,” ujar Isanti Malia, S.Si., salah satu Pembina PMR sekolah setempat di sela kegiatan.

Inovasi peringatan Hari Gizi tahun ini dilakukan sebagai bentuk penguatan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan di SMK Ma’arif NU 1 Bener sejak November 2025.

Ainul Yaqin, S.Pd., yang juga Pembina PMR, menjelaskan bahwa sekolah ingin memberikan nilai tambah edukatif.

“Karena makan gratis sudah rutin setiap hari, momen Hari Gizi ini kami gunakan untuk memberi pemahaman ilmiahnya melalui seminar resmi pertama kami dengan ahli gizi,” tuturnya.

Kepala SMK Ma’arif NU 1 Bener, M. Churdaini, S.Pd.I., M.Pd., memberikan apresiasi tinggi terhadap rangkaian acara ini. Ia mencatat adanya perubahan positif pada perilaku belajar siswa sejak program makan siang bergizi diterapkan.

Menurut M. Churdaini, siswa menjadi lebih fokus dalam belajar dan merasa lebih nyaman di sekolah. Program MBG yang dipadukan dengan edukasi seperti ini sangat membantu tumbuh kembang siswa.

“Melalui asupan yang halalan thoyyiban, pihak sekolah berharap siswa memiliki fisik dan jiwa yang kuat sebagai fondasi meraih kesuksesan di masa depan,” pungkas M.Churdaini.

Acara yang berlangsung sejak pagi hingga siang ini ditutup dengan sesi makan bersama seluruh warga sekolah dengan menu yang telah disesuaikan standar gizinya. (Jon)