Film ‘Penjual Jamu Pahlawanku’ MA An Nawawi Berjan Purworejo Tembus 10 Besar Madani Visual Parade PNM

oleh
Aurora Team MA An Nawawi Berjan Purworejo saat menerima penghargaan Madani Visual Parade PNM - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Meski berbasis pondok pesantren dengan keterbatasan akses perangkat digital, kreativitas siswa MA An Nawawi Berjan Purworejo terbukti mampu bersaing di level nasional.

Melalui Aurora Team, mereka berhasil menyabet predikat Juara Favorit 4 dalam ajang bergengsi Madani Visual Parade yang diselenggarakan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Kompetisi short movie tahunan berskala nasional ini diikuti oleh ribuan peserta dari jenjang SMA, SMK, dan MA di seluruh Indonesia. Pengumuman 10 besar dilakukan pada 19 Desember 2025, yang kemudian mengantarkan delegasi MA An Nawawi berangkat ke Jakarta untuk menerima penganugerahan pada 15 Januari 2026.

Film pendek berjudul “Penjual Jamu Pahlawanku” yang berdurasi sekitar 3 menit ini mengangkat tema “Ibuku Pahlawanku”. Ceritanya berfokus pada perjuangan seorang ibu tunggal yang bekerja keras sebagai penjual jamu keliling demi menyekolahkan anaknya di MA.

“Nilai yang ingin kami sampaikan adalah jasa ibu itu tidak ada batasnya. Bagaimanapun keadaannya, seorang ibu akan memberikan segalanya demi masa depan anak,” ujar Muhammad Huda Mabrur, S.H., guru pendamping Aurora Team, Selasa (27/01/2026).

Prestasi ini terbilang luar biasa mengingat MA An Nawawi Berjan Purworejo tidak memiliki jurusan khusus perfilman maupun Desain Komunikasi Visual (DKV). Para siswa belajar secara otodidak dengan pendampingan guru di tengah ketatnya aturan penggunaan gadget di lingkungan pesantren.

“Teman-teman membuktikan bahwa mereka bisa berinovasi meski dalam keterbatasan media. Di pondok, akses kamera dan gadget sangat terbatas, namun mereka tetap semangat menghasilkan karya yang kompetitif,” tambah Huda.

Keberhasilan ini diraih berkat kolaborasi solid lima siswa yang tergabung dalam Aurora Team, yakni Ikhfina Rahmadhani (XII-MAPK 1), Nayla Alfa Makarima (XII-MAPK 1), Slamet Ridho (XI-MAPK 2), Arvian Ramadhan (X-9) dan Nabila Salma Amira (X-MAPK 1).

Atas pencapaian tersebut, mereka berhak membawa pulang uang pembinaan, trofi, serta piagam penghargaan dari PNM. Pihak sekolah berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi siswa lain untuk terus bereksplorasi di dunia kreatif digital.

Sebagai informasi, Madani Visual Parade merupakan agenda rutin dari PNM (BUMN yang fokus pada pembiayaan UMKM) untuk mewadahi bakat visual generasi muda Indonesia. (Jon)