“Karena itu, jadilah petugas PKS yang baik, cerdas, disiplin dan bertanggung jawab yang diharapkan mampu berperan aktif dalam menciptakan keamanaan, ketertiban, keselamatan dan kelancaraan berlalulintas (kamseltibcarlantas) di lingkungan sekolah.
Serta senantiasa dapat menjadi suri tauladan dan panutan bagi para siswa-siswi lain di lingkungan sekolah,” pesan Kapolres, yang berharap dengan adanya kegiatan ini para siswa dapat lebih kreatif, mandiri dan disiplin yang mampu menunjang keberhasilan dalam meraih prestasi di sekolah.

Kadisdikbud Wasit Diono juga mengucapkan selamat kepada SMPN 40 Purworejo atas dilantiknya PKS serta launching Tari Merdika Kawandasa. Dia memberikan apresiasi yang besar karena ini bagian dari Kurikulum Merdeka, sebagai pengembangan P5.
“Yang nantinya akan membentuk karakter generasi-generasi yang jujur, berakhlak mulia, disiplin, tanggung jawab, gotong royong dan lainnya,” ujar Wasit.
Dalam laporannya, Kepala SMPN 20 Purworejo Dwi Retno Untari, S.Pd., menjelaskan, bahwa sekolah merupakan institusi pendidikan formal yang membina siswa menjadi generasi penerus, salah satunya dengan melatih dan membentuk PKS.
Tujuan dari kegiatan PKS, mengatur lalu lintas di lingkungan sekolah dan lingkungan di sekitar sekolah, menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah dan masyarakat (Kamtibmas), membantu sekolah dalam menegakkan kedisiplinan pelajar.
“Serta membentuk pelajar yang berakhlak mulia, berbudi pekerti luhur, berpengetahuan luas, berdisiplin tinggi serta meminimalisir pelanggaran yang dilakukan peserta didik di lingkungan sekolah,” jelas Retno, sambil menyebut bahwa anggota PKS di sekolahnya berjumlah 30 siswa. Sebelum dilantik, mereka sudah menjalani pelatihan dan bimbingan dari Sat Binmas Polres Purworejo.





