Desak Made Rita, Asian Spidergirl Asal Bali Catat Waktu Tercepat di Asian Games Hangzhou

oleh
Pj Gubernur Bali SM Mahendra Jaya bersama atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi - foto: Istimewa

Acara itu, sekaligus untuk menyerahkan penghargaan kepada atlet berprestasi pada Asean Games ke-19.

PJ Gubernur Bali menyerahkan piagam penghargaan kepada kedua atlet serta bonus uang Rp 50 juta untuk medali emas dan Rp 35 juta untuk peraih medali perak.

Sementara, Ketua KONI Bali I Gusti Ngurah Oka Darmawan memberikan laporan, untuk PON 2024 Aceh-Sumut, Bali meloloskan 563 atlet dari 48 cabang olahraga.

“PON tahun ini akan dimulai awal September 2024 dan ada kenaikan jumlah cabor menjadi 69 cabor. Sebelumnya di PON Papua kita ada di posisi kelima dengan mengikuti 29 cabor,” kata Darmawan.

Untuk menggodok kemampuan para atlet asal Pulau Dewata, KONI Bali melakukan desentralisasi latihan yang dimulai pada Februari 2024 mendatang serta sentralisasi latihan (Pelatda) pada Juni 2024.

Darmawan mengharapkan dukungan dari Pemerintah Provinsi agar para atlet bisa memberikan prestasi terbaik di ajang empat tahunan tersebut.

“Kita dan teman-teman ingin berikan yang terbaik. Kita kelola 563 atlet ini agar bisa berkontribusi di PON mendatang,” katanya. (Way)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS