KORANJURI.COM – Rahmah Tsany Cahyadewi dari kelas 9D, dinobatkan menjadi Student of The Year dalam Purna Widya kelas 9 SMPN 1 Purworejo tahun pelajaran 2024/2025, Senin (02/06/2025).
Penobatan dilakukan oleh Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti, S.H., yang berkenan hadir dalam kesempatan tersebut.
Dihadapan 192 siswa peserta Purna Widya dari 6 kelas yang didampingi orangtua masing-masing, Bupati Purworejo menyebut, bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan gerbang untuk menuju tantangan baru.
Menurut Bupati, ini merupakan capaian penting dalam perjalanan pendidikan dan dia berharap ini menjadi pijakan awal untuk melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Dunia ke depan menuntut kalian untuk memiliki karakter kuat, semangat belajar yang tinggi, dan kemampuan beradaptasi di tengah perubahan yang cepat. Teruslah belajar, gali potensi diri, dan jangan pernah takut untuk bermimpi besar,” pesan Bupati.
Dalam kegiatan Purna Widya yang murni diinisiasi oleh paguyuban orangtua kelas 9 ini, prosesinya diawali dengan kirab yang diiringi gending Kebo Giro dengan urutan paling depan siswa didampingi wali kelas, dilanjutkan kepala sekolah dan komite serta bapak ibu guru.
Secara seremoni, Purna Widya ditandai dengan pengalungan samir oleh Kepala SMPN 1 Purworejo Tuwuh Sutrisno, S.Pd., M.M.Pd., kepada para peserta.
Dalam sambutannya, Tuwuh mengucapkan selamat kepada anak-anak yang telah menempuh pendidikan di SMPN 1 Purworejo selama 3 tahun. Dia berpesan untuk tetap semangat meski nantinya mau melanjutkan ke SMA ataupun SMK pilihan dengan modal yang sudah dibekali.
“Hal-hal baik agar lebih ditingkatkan lagi dan untuk hal-hal yang kurang baik agar dievaluasi untuk meraih mimpi-mimpi di masa mendatang,” pesan Tuwuh.
Nurmantoro, S.Pd., selaku ketua panitia kegiatan dari pihak sekolah menjelaskan, bahwa kegiatan Purna Widya ini murni diinisiasi Paguyuban Orangtua Siswa kelas 9. Dari sekolah hanya mendampingi.
Dihadiri jajaran komite, perwakilan kelas 7 dan 8, pengawas Dabin SMP, perwakilan alumni dan sejumlah tamu undangan lainnya, menurut Nurman, yang berbeda dari kegiatan serupa tahun lalu, adanya Tradisi sungkeman kepada orangtua masing-masing setelah pengalungan samir.
“Moment ini sebagai bentuk penghormatan kepada orangtua atas jasa-jasanya yang selama ini telah membiayai dan mendampingi siswa selama menempuh pendidikan di SMPN 1 Purworejo,” jelas Nurman di sela kegiatan.
Selain penobatan Student of The Year yang baru pertama dilakukan, terang Nurman, pada kesempatan tersebut juga ada pemberian penghargaan bagi siswa berprestasi kategori peringkat 1 dan 2 nilai ijazah setiap kelas, siswa berprestasi kategori 10 besar nilai ijazah serta penghargaan siswa berprestasi kategori non akademik.
“Penobatan Rahmah Tsany Cahyadewi (9A) sebagai Student of The Year, karena dia merupakan siswa terbaik di segala bidang, baik di akademik maupun non akademik. Rahmah pernah menjadi pengurus OSIS, aktif di kegiatan Pramuka dan lainnya,” ungkap Nurman.
Berikut daftar siswa berprestasi kategori peringkat 1 dan 2 nilai ijazah setiap kelas: Rahmah Tsany Cahyadewi (9A-94,97), Permata Asta Fridatama (9A-93,54), Tsurayya Yorimay Rasyieda(9B-88,33), Tri Wulandari (9B-87,68), Janesa Dewi Mawarti (9C-86,64), Maulida Firla Anugrahani (9C-86,33).
Amira Rahma Widiarto (9D-92,58), Minnati Sania Hanifa (9D-92,51), Sifa Salsabilla Ramadhani (9E-89,88), Muthi’Ah Mazaya Kudhi (9E-89,59), Anna Yosefa Graceana Putri Suhendro (9F-88,06) dan Oktavia Indah Fitriyani (9F-87,86).
Siswa berprestasi kategori 10 besar nilai ijazah: Rahmah Tsany Cahyadewi (9A-94,97), Permata Asta Fridatama(9A-93,54), Itsna Nur Syifa (9A-92,68), Amira Rahma Widiarto (9D-92,58), Minnati Sania Hanifa (9D-92,51), Alifia Shinta Maulida (9A-92,45), Jeafna Aproditiandra Goesman (9A-91,85), Nakula Yudhi Wihendra (9D-91,62), Alysia Syahda Tiana (9D-91,38) dan Rafif Arjun Al Ghifari (9D-91,17).
Penghargaan siswa berprestasi kategori non akademik diraih Satria Wibawa Para Ramadhan (9E) yang berprestasi pada cabor renang dan Muhammad Fairuuz Abdillah Anayasa (9A) yang berprestasi dari cabor tolak peluru dan tinju.
“Penghargaan ini diberikan kepada siswa yang sejak kelas 7 telah menyumbangkan prestasi non akademik, baik itu di bidang olahraga, seni atau lainnya,” pungkas Nurman. (Jon)





