KORANJURI.COM – 570 Pramuka Penggalang dari tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Purworejo memadati Alun-alun Kutoarjo untuk mengikuti Jambore Cabang Kwartir Cabang Purworejo tahun 2025.
Kegiatan yang mengusung tema RAKIT (Rajin, Aktif, Kreatif, Inovatif dan Tangguh) ini dibuka secara resmi pada Sabtu (25/10/2025) dan akan berlangsung hingga Minggu (26/10/2025).
Pembukaan Jambore dilakukan oleh Yudhie Agung Prihatno, S.STP., M.M (Mabi Cabang/Pembina Upacara), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, mewakili Bupati Purworejo, yang ditandai dengan penekanan tombol sirine.
Pada acara pembukaan turut dihadiri Ketua Kwarcab Purworejo, Forkompimca Kutoarjo, Kamabigus, Ketua Kwaran se-Kwarcab Purworejo, seluruh peserta dan pembina serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Yudhie Agung Prihatno menekankan pentingnya peran Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda.
“Jambore Cabang ini merupakan momentum yang sangat berharga bagi adik-adik Pramuka Penggalang. Melalui perkemahan ini, adik-adik dapat melatih kemandirian, menumbuhkan keberanian, mengembangkan keterampilan, memperkuat karakter, sekaligus mempererat persaudaraan,” ujar Yudhie.
Ia juga berpesan agar nilai-nilai Dasa Darma dan Tri Satya tidak hanya dihafalkan, melainkan benar-benar dipraktikkan dalam kebersamaan, kedisiplinan, dan kepemimpinan sehari-hari.
“Di tengah derasnya arus teknologi, informasi, dan budaya global, Pramuka hadir sebagai benteng karakter, mengajarkan cinta tanah air, kejujuran, keberanian, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong. Kabupaten Purworejo membutuhkan generasi muda yang tangguh, berakhlak mulia, visioner, dan berdaya saing,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Jambore Cabang, Drs. Tamsir Marsudi Utomo, M.M (Waka Binamuda), menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan diri peserta secara menyeluruh (mental, fisik, kecerdasan, sosial, spiritual) melalui rekreasi edukatif, serta menjalin persahabatan dan meningkatkan keterampilan.
Jambore Cabang Kwartir Cabang Purworejo Tahun 2025, menurut Tamsir, merupakan perkemahan besar Pramuka Penggalang dalam bentuk festival sebagai sarana pendidikan yang mengandung nilai-nilai pendidikan kepramukaan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi saat ini.
Jambore Cabang tahun ini diikuti oleh total 570 peserta dari 29 Gugus Depan SMP/MTs se-Kabupaten Purworejo, terdiri dari 290 peserta putra (29 regu) dan 280 peserta putri (28 regu).
“Selama dua hari, peserta akan mengikuti berbagai kegiatan yang terbagi dalam Giat Umum/Wawasan seperti keagamaan, olahraga, permainan besar, seni budaya, permainan tradisional, dan gelang ajar, serta Giat Khusus/Prestasi berupa lomba yang menantang, yaitu Lomba Semaphore, Lomba Morse, Lomba Pionerring, dan Lomba Cepat Tepat Pramuka (LCTP),” jelas Tamsir.
Para pemenang, kata Tamsir, baik Juara 1, 2, 3 setiap cabang lomba, maupun Juara Umum 1, 2, dan 3 putra dan putri, akan mendapatkan Piala dan Piagam Penghargaan.
“Jambore ini dilaksanakan dengan motto “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan,” tutup Tamsir mengakhiri laporannya. (Jon)





