KORANJURI.COM – Sempat tertunda 2 tahun, penggantian jembatan Malangrejo di Banyuurip dan penggantian jembatan Tlepok 1 di Grabag yang sudah usang dan keropos, menjadi kegiatan prioritas di tahun 2025 pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Purworejo.
Selain kedua jembatan tersebut, sejumlah kegiatan atau pekerjaan di Dinas PUPR juga akan dilaksanakan di tahun 2025 ini, baik itu pada bidang Bina Marga, bidang Cipta Karya maupun bidang Sumber Daya Air.
“Semua pekerjaan tersebut, saat ini sedang berproses lelang di Barjas,” ujar Kepala Dinas PUPR Kabupaten Purworejo Suranto, Rabu (02/07/2025).
Mudah-mudahan, harap Suranto, pelaksanaan tender ini lancar dan segera didapat calon penyedia jasa untuk segera melaksanakan kegiatan-kegiatan yang ada.
Disampaikan, untuk kegiatan pada bidang Bina Marga serta Sumber Daya Air ini dibiayai dari APBD Kabupaten melalui DAU dan dari APBD Provinsi. Begitu juga pada penyelenggaraan bangunan gedung pada bidang Cipta Karya bersumber dana dari DAU.
Pada pemeliharaan jalan, sebut Suranto, sudah berjalan dan mulai masuk tahap kedua. Di awal tahun menjelang Hari Raya Idul Fitri dari PUPR harus menjaga kondisi jalan untuk arus mudik dan arus balik dengan sumber anggaran dari pemeliharaan rutin.
“Dari pemeliharaan rutin jalan ini dari 5 UPT yang ada (Purworejo, Kutoarjo, Loano, Kemiri dan Purwodadi), sudah memiliki ruas-ruas jalan yang akan dipelihara,” ungkap Suranto.
Pada bidang Cipta Karya, kegiatan yang dilakukan pembangunan Kantor Kelurahan Cangkrep Lor dan Kelurahan Katerban, serta pembangunan mushola, landscape serta penghubung antara bangunan gedung induk dengan gedung B DPRD.
Untuk bidang Sumber Daya Air fokus pada pemeliharaan berkala dan rutin yang menjadi tanggung jawab Kabupaten. Saat ini juga berproses pengadaan barang dan jasanya sehingga diharapkan semua bisa berjalan lancar sesuai yang direncanakan.
Berikut daftar kegiatan pada Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Purworejo di tahun 2025.
Pemeliharaan Berkala Jalan Brigjend Katamso (Rp2,4 milyar), Peningkatan Jalan Sucen – Lugosobo (Rp3,8 milyar), Peningkatan Jalan Kaliglagah – Wonosido (Rp2,9 milyar), Peningkatan Jalan Diponegoro (Rp2,7 milyar), Peningkatan Jalan Kalirejo – Hargorojo (3,9 milyar).
Peningkatan Jalan Mranti – Bulus (Rp4,6 milyar), Peningkatan Jalan Kalijambe – Cacaban Lor (Rp4,3 milyar), Peningkatan Jalan Kalimeneng – Purbayan (Rp5 milyar), Peningkatan Jalan Tursino – Dilem (Rp4,3 milyar), Pelebaran Jalan Ruas Jalan Klepu – Pituruh (Rp3,2 milyar).
Rehabilitasi Jalan Ruas Jalan Diponegoro Purwodadi (Rp4 milyar), Rehabilitasi Jalan Ruas Jalan Dr.Wilopo Kelurahan Doplang – Kelurahan Mranti (Rp3,2 milyar), Rekontruksi Jalan Bruno – Brondong – Watuduwur -Gowong (Rp3,2 milyar).
Penggantian Jembatan Malangrejo (Ruas Jalan Banyuurip-Bencorejo) dengan pagu dana Rp2,8 milyar) dan Penggantian Jembatan Tlepok 1 (Ruas Jalan Tamansari – Sembaon) dengan pagu dana Rp 2,8 milyar). (Jon)





