“Jadi sasaran dari Job Fair tidak hanya untuk lulusan SMKN 7 Purworejo saja, tapi juga terbuka untuk umum. Sudah ada ratusan pencaker di luar alumni SMKN 7 yang mendaftar secara online di Job Fair ini,” kata Retno.
Ending yang diharapkan dari kegiatan Job Fair ini, khususnya bagi alumni atau siswa SMKN 7 Purworejo, sebut Retno, semua terserap baik di dunia kerja. Karena SMK itu fokus lulusannya memperoleh pekerjaan, diharapkan lulusan SMKN 7 Purworejo yang siap kerja terserap semua.
Disampaikan, hasil Tracer Study SMKN 7 Purworejo, untuk lulusan tahun 2024 ini hingga awal Oktober 2024 sudah mencapai hampir 90 persen. Dari jumlah tersebut, 80 persennya terserap di dunia kerja, sisanya berwirausaha dan melanjutkan.
“Saat ini proses penelusuran masih berlangsung hingga akhir Oktober 2024,” ungkap Retno.
Di hari pertama Job Fair, dari pantauan tampak ribuan pencari kerja memenuhi hall yang diisi 20 stand perusahaan-perusahaan dengan latar belakang berbeda. Selain mencari kerja, ada juga pencari kerja yang sekalian mengurus SKCK dan kartu kuning atau AK1, karena dari Polres Purworejo dan Dinperintransnaker juga membuka layanan untuk kepengurusan SKCK dan kartu Ak1.
Kedua puluh perusahaan peserta Job Fair ini terdiri dari PT. Anggun Kreasi Garmen, PT. Liebra Permana, PT. Mercindo Global Manufaktur, PT. Kusuma Sandang Mekarjaya, PT. Ungaran Sari Garment, PT. Karya Hidup Sentosa, PT. Idea Indonesia, PT. Unggulrejo Wasono, LPK X Japan, PT. SAMI (Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia), PT. Apparel One Indonesia, PT. Busana Remaja Argacipta
PT. Karyatama Mitra Sejati, PT. Solo Kawistara Garmindo, PT. Woori Sukses Apparel, BIPTAK DISPERINDAG JATENG, PT. Sumber Alfaria Trijaya, PNM Mekar, PT. Indomarco Prismatama, PT. Sumber Bintang Rejeki, PT. HOP LUN Indonesia, PT. Ragam Usaha Prima Mandiri. (Jon)





