KORANJURI.COM – SMKN 1 Purworejo menggelar kegiatan Workshop Pembelajaran Mendalam dalam Kaitannya dengan Higher Order Thinking Skills (HOTS), Jumat (13/06/2025).
Diikuti oleh seluruh guru, dalam kegiatan yang dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan menyiapkan siswa menghadapi tantangan abad ke-21 ini menghadirkan dua narasumber ahli nasional, yaitu Prof. Dr. Suyitno, M.Pd., Dosen PTO UMPWR (Universitas Muhammadiyah Purworejo) dan Dekan FKIP UMPWR Assoc. Prof. Dr. Riawan Yudi Purwoko, S.Si., M.Pd.
Dalam paparannya, Dr. Riawan Yudi Purwoko, M.Pd. menjelaskan bahwa pembelajaran mendalam tidak dapat dilepaskan dari konsep Higher Order Thinking Skills (HOTS).
Dia menekankan bahwa siswa SMK harus didorong untuk mampu berpikir kritis, analitis, dan kreatif melalui pembelajaran yang bermakna dan kontekstual.
“Pembelajaran mendalam berbasis HOTS membantu siswa tidak hanya mengetahui ‘apa’, tetapi juga memahami ‘mengapa’ dan ‘bagaimana’ suatu pengetahuan dapat diterapkan dalam kehidupan nyata dan dunia kerja,” jelas Dr.Riawan.
Sementara itu, Prof. Dr. Suyitno, M.Pd. dalam materinya menyampaikan bagaimana implementasi pembelajaran mendalam dapat diwujudkan secara konkret dalam praktik pembelajaran di kelas.
Dia memberikan gambaran langkah-langkah penyusunan modul ajar pembelajaran mendalam, mulai dari perumusan tujuan pembelajaran, penyusunan aktivitas berbasis masalah, hingga strategi evaluasi yang mendorong kemampuan berpikir tingkat tinggi.
“Guru adalah kunci dalam menghadirkan pembelajaran yang mendalam, dan modul ajar menjadi panduan utama dalam mewujudkannya,” ungkap Prof Suyitno.
Kegiatan workshop ini berlangsung aktif dan interaktif. Para guru menyambut antusias materi yang diberikan, terutama dalam sesi diskusi dan praktik merancang bagian awal modul ajar.
Kepala SMKN 1 Purworejo Dra. Indriati Agung Rahayu, M.Pd., berharap, melalui workshop ini guru-guru SMKN 1 Purworejo semakin siap menghadirkan pembelajaran yang mendalam, berorientasi pada HOTS dan mampu mencetak lulusan yang adaptif terhadap perubahan zaman dan kebutuhan dunia kerja dan industri. (Jon)





