Hadapi Bencana, Polres Purworejo Pastikan Peralatan dan Personel Prima untuk Respon Cepat

oleh
Kapolres Purworejo saat melakukan pengecekan komprehensif terhadap seluruh peralatan penanggulangan bencana dan kesiapan personel pada Senin siang (29/09/2025) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Mengantisipasi potensi bencana alam yang mengintai wilayahnya, Polres Purworejo memperketat kesiapsiagaan mereka.

Komitmen ini diwujudkan melalui pengecekan komprehensif terhadap seluruh peralatan penanggulangan bencana dan kesiapan personel pada Senin siang (29/09/2025).

Pengecekan ini tidak sekadar formalitas, melainkan langkah krusial untuk menjamin respon cepat dan tepat saat masyarakat membutuhkan.

Dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, S.I.K, M.SI., didampingi Wakapolres Kompol Nana Edi Sugito, S.H., dan sejumlah Pejabat Utama (PJU), tim memeriksa berbagai ‘senjata’ penolong.

“Tujuan utama kegiatan adalah memastikan kesiapsiagaan 24 jam dari segi sumber daya manusia (SDM) dan inventaris logistik,” jelas Kapolres di sela kegiatan.

Beberapa peralatan vital yang diperiksa meliputi perahu karet (untuk evakuasi banjir), gergaji mesin (chainsaw) dan alat pemotong ranting (untuk membersihkan akses jalan dari pohon tumbang), mobil siaga Sabhara serta perlengkapan pendukung lainnya.

Hasil pengecekan, menurut Kapolres, menunjukkan hasil yang memuaskan. Seluruh personel dan peralatan dinyatakan dalam kondisi prima dan siap tempur untuk membantu masyarakat.

Kapolres Purworejo menegaskan bahwa kesiapsiagaan adalah kunci, terutama dalam menjalankan fungsi kemanusiaan institusi Polri.

“Pengecekan ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan bahwa seluruh ‘senjata’ penolong dan personel kami dalam kondisi prima,” tegasnya sambil menambahkan, bahwa pihaknya harus siap 24 jam untuk hadir di tengah masyarakat saat situasi darurat bencana.

Selain kesiapan internal, Kapolres juga menyertakan pesan penting kepada warga Purworejo, terutama menjelang musim penghujan.

Warga diimbau untuk selalu waspada dan proaktif dengan mengenali risiko bencana di lingkungan masing-masing. Jika melihat tanda-tanda atau kejadian bencana, masyarakat diminta segera melapor kepada aparat terdekat (Polri, TNI, atau Pemerintah Desa).

“Keselamatan jiwa adalah prioritas utama, utamakan evakuasi diri dan keluarga,” tutup Kapolres, menekankan pentingnya menjaga lingkungan bersama-sama sebagai upaya preventif. (Jon)