HUT ke-49, Ini Tantangan yang Dihadapi PDAM Purworejo

oleh
Foto bersama Bupati Purworejo Yuli Hastuti, Direktur PDAM Purworejo Hermawan Wahyu Utomo dengan sejumlah tamu undangan dan artis-artis OM Adella, pada kegiatan jalan sehat HUT PDAM Purworejo ke-49, Minggu (17/12/2023) - foto: Koranjuri.com

“Sehingga itu sangatlah pas, untuk mengedukasi mereka melalui sarana hiburan ini sehingga masyarakat senang namun tepat sasaran,” ujar Hermawan.

Dia juga menjelaskan, dari 16 kecamatan di Purworejo, yang belum tercover PDAM, pada daerah-daerah elevansi tinggi, seperti Bruno, Gebang bagian atas, Loano, Kaligesing dan Bagelen.

Secara bertahap, daerah-daerah tersebut akan tercover PDAM. Diawali untuk tahun 2024 untuk wilayah Kemiri, Pituruh, dilanjutkan Bagelen, Ngombol, Purwodadi.

Untuk daerah-daerah ekstrim seperti Kaligesing, Gebang paling atas dan Loano menunggu setelah Bendung Bener jadi karena elevansinya bisa sinkron.

“Untuk yang Loano, dari PDAM Purworejo bisa bekerja sama dengan BOB (Badan Otorita Borobudur), karena BOB juga memiliki sumber di Sedayu, tanpa menunggu Bendung Bener jadi. Tinggal sinergis antara propinsi, pusat, daerah, BOB dan PDAM. Bisa langsung jadi, tinggal me-match-kan mindsetnya,” pungkas Hermawan. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS