Jadi Inspektur Upacara, Kabagren Berikan Motivasi pada Siswa SMPN 8 Purworejo

oleh
Kabagren Polres Purworejo Kompol Suprihadi dan jajaran foto bersama Kepala SMPN 8 Purworejo, Himawan Susrijadi - foto: Koranjuri.com

“Jadi berkendara bukan untuk gagah-gagahan dengan tidak memakai helm misalnya, kendaraan dirubah di luar spesifikasi pabrik, tidak mengenakan helm atau lainnya,” ujar Kabagren di hadapan siswa.

Mengendarai sepeda motor dengan tertib berlalulintas itu, terang Kabagren, bukan karena takut pada polisi atau takut ditilang. Tapi karena memang fungsinya demi keselamatan.

Kabagren Polres Purworejo Kompol Suprihadi dan jajaran foto bersama Kepala SMPN 8 Purworejo, Himawan Susrijadi – foto: Koranjuri.com

Untuk penggunaan hp atau medsos, Kabagren berpesan agar jangan keblinger. Artinya kegiatan-kegiatan atau informasi negatif terakses disitu, sehingga dari situ bisa jadi korban penipuan, korban kejahatan atau menjadikan perilaku menyimpang.

“Jadi harus sudah mulai bisa membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik,” pesan Kabagren.

Usai kegiatan, Kabagren Kompol Suprihadi menyebut, bahwa program pembinaan seperti ini sempat terhenti karena Covid-19. Namun setelah tidak pandemi, jajarannya gencar datang ke sekolah untuk melakukan kegiatan sebagai pembina upacara.

“Ini bagian dari upaya preemtif dan preventif. Yang artinya, jangan sampai hal-hal negatif muncul, kita baru turun. Itu kita pahamkan ke semua lini. Bahkan secara internal saja masih perlu kita pahamkan,” ungkap Suprihadi.