Kesbangpol Bali Soroti Maraknya Konten Negatif Medsos dan Potensi Ancaman Generasi Muda

oleh
Ist

KORANJURI.COM – Kesbangpol Bali menyoroti perkembangan teknologi digital, terutama konten yang ada di media sosial.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Bali Gede Suralaga mengatakan, perlu ada formula untuk menghindarkan generasi muda dari konten negatif.

“Perlu ada strategi untuk mencegah dan menghindari masalah yang berpotensi memberikan dampak kurang baik san mengkhawatirkan untuk anak-anak muda kita,” kata Suralaga.

Untuk menyamakan persepsi, Kesbangpol Bali menggelar rapat koordinasi Pencegahan Paham Radikalisme dan Kriminalitas pada Anak di Ruang Rapat Bung Karno, Gedung Bangsa, Kantor Badan Kesbangpol Bali, Selasa (20/1/2026).

Menurutnya, konten negatif yang berkembang dapat mengarah kepada kriminalitas, ancaman sosial hingga perpecahan.

Kewaspadaan dini perlu dilakukan agar paparan yang kurang baik dapat dihindari.

generasi muda sekarang terkait dengan penggunaan Media Sosial (Medsos) yang semakin hari semakin mengkhawatirkan

Kerja sama yang solid antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat, dapat mencegah paham radikalisme dan kriminalitas pada anak.

“Langkah ini menjadi investasi jangka panjang dalam mewujudkan generasi muda yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta mampu berkontribusi positif bagi bangsa dan negara,” kata Suralaga. (*)