Kolaborasi Riset, Prodi PTO UMPWR Jalin Kerjasama dengan Universiti Teknologi Malaysia

oleh
Foto bersama Tim Prodi Pendidikan Teknik Otomotif UMPWR dengan Prof Yusri bin Kamin Universiti Teknologi Malaysia - foto: Koranjuri.com

Usai pemaparan dilanjutkan dengan diskusi. Prof Yusri bin Kamin memberikan masukan, bahwa di Malaysia teaching factory itu adalah pelatihan bagi calon mekanik maupun seseorang yang ingin masuk di industri, tidak untuk maintenance atau seorang customer kendaraan.

Di Indonesia, menurut Dwi Jatmoko, sedang dikembangkan. Memang di Indonesia untuk teaching factory itu digunakan untuk pembelajaran berbasis industri, namun juga digunakan untuk pelayanan ke masyarakat.

“Hal-hal itu juga menjadi bagian bahasan yang tentunya nanti akan dikomunikasikan dengan pihak industri di Indonesia,” ujar Dwi Jatmoko.

Dwi Jatmoko yakin dengan kerjasama ini nantinya juga akan membuat suatu hasil luaran jurnal terakreditasi internasional. Dia berharap kedepan kerjasama tidak hanya pada riset, workshop, maupun pembelajaran jarak jauh, tapi juga lainnya.

Menurut Dwi Jatmoko, di sisi lain kedua belah pihak juga mengkomunikasikan terkait work based learning yang nantinya diimplementasikan dalam Teaching Factory.

“Prodi akan membawa hasil penelitian yang nantinya akan diimplementasikan di pendidikan vokasi maupun kejuruan,” terang Dwi Jatmoko.

Setelah diskusi dilanjutkan dengan mengunjungi fakultas-fakultas UTM. Melihat fasilitas dan kelengkapan yang ada di UTM, kata Dwi Jatmoko, nantinya bisa menjadi gambaran kedepan untuk perkembangan UMPWR.