Sementara di hari kedua, bekerjasama dengan Jemur Adventure Park Kebumen, kegiatan LDKS diisi dengan outbond bertempat di Kebumen. Dalam outbound ini, dari panitia sudah menyiapkan berbagai permainan seperti, panjat tebing, meniti di atas tali serta menguji nyali dengan naik Flying Fox.
“Dalam outbound, melatih siswa untuk bekerjasama, melatih ketangkasan serta menguji nyali siswa,” kata Marlan.
Disampaikan pula, manfaat dari LDKS ini, melatih rasa percaya diri, belajar untuk menyelesaikan masalah, mengasah kemampuan beroganisasi, memupuk sifat kepemimpinan serta sebagai sarana pengembangan diri.
Kepala SMPN 20 Purworejo Drs Budi Arwanto, M.Pd.,Si., menambahkan, dalam LDKS ini memberikan bekal kepemimpinan karena para pesertanya merupakan siswa-siswa pilihan calon pemimpin di tiga organisasi yakni OSIS, Dewan Penggalang Pramuka dan PMR.
“Setelah menjalani LDKS ini, ketiga organisasi ini bisa menjalankan tupoksinya lebih baik dari sebelumnya atau minimal sama dengan tahun lalu,” harap Budi.
OSIS, kata Budi, kaitannya dengan kejuaraan, menyiapkan teman-temannya dalam hal kegiatan-kegiatan keosisan, termasuk Pramuka dan PMR. Pihaknya sengaja menggandeng pihak kepolisian dan TNI agar pencerahan yang disampaikan bisa masuk.
“Harapannya, sekolah lewat organisasinya itu lebih bermakna dan dalam bidang-bidang tertentu bisa memperoleh kejuaraan,” pungkas Budi Arwanto. (Jon)





