KORANJURI.COM – Tim Dosen Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) dan STIMIK Bina Patria Magelang pada Sabtu (16/08/2025) lalu melakukan Pengabdian kepada masyarakat di SMPN 33 Purworejo.
Dalam kegiatan ini hadir Dr. Erni Puji Astuti, M. Pd., Wharyanti Ika Purwaningsih, M.Pd., dari UMPWR serta Riska Dwi Handayani, M.Kom., selaku tim Pengabdian kepada Masyarakat dari STIMIK Bina Patria Magelang.
Kegiatan ini, menurut Wharyanti Ika Purwaningsih, salah satu anggota tim, merupakan realisasi dari program Pengabdian kepada Masyarakat yang didanai oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRPM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) untuk pendanaan tahun 2025.
“Bertujuan meningkatkan literasi digital guru melalui media pembelajaran interaktif berbasis Smart Apps ( MediRa Smart Apps) dalam mendukung implementasi Deep Learning,” jelas Wharyanti Ika Purwaningsih, Jum’at (03/10/2025).
Kegiatan diawali dengan paparan dari Riska Dwi Handayani, M.Kom., tentang Literasi Digital untuk Guru SMP. Paparan ini disambut antusias oleh peserta kegiatan melalui tanya jawab serta praktik pembuatan media pembelajaran menggunakan aplikasi online yaitu Gamma App.
Pada kesempatan tersebut, Tutwuri selaku guru Matematika peserta pelatihan di SMPN 33 Purworejo menyampaikan, dengan adanya praktik penggunaan Gamma App ini pihaknya sangat terbantu untuk membuat media pembelajaran.
Materi ke 2 diisi oleh Dr. Erni Puji Astuti, M.Pd., yang memberikan materi tentang konsep Deep Learning dalam pembelajaran SMP.
Erni menyampaikan konsep Deep Learning yang saat ini sedang dibutuhkan guru-guru dalam implementasi pembelajaran.
Menurut Erni, Deep Learning bukan merupakan Kurikulum baru namun sebuah pendekatan pembelajaran.
Pada materi ke 3 tentang desain Implementasi Deep Learning dalam pembelajaran serta penyusunan Modul Ajar dengan Deep Learning, disampaikan oleh Wharyanti Ika P., M.Pd.
Melalui materi terakhir pada pelatihan ini, diharapkan semua peserta dapat menyusun Modul Ajar dengan pendekatan Deep Learning.
“Hasil kegiatan pada sesi 1 ini 86% guru SMPN 33 Purworejo dapat membuat modul ajar dengan pendekatan Deep Learning dan 98% guru dapat menerapkan teknologi tepat guna berupa pemanfaatan media pembelajaran teknologi modern dalam proses pembelajaran berbasis Deep Learning yang terwujud pada perencanaan pembelajaran yaitu modul ajar yang disusun,” ujar Erni selaku ketua PKM menambahkan.
Kegiatan PKM di SMPN 33 Purworejo ini, menurut Erni, masih akan dilanjutkan pada sesi berikutnya untuk Implementasi penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Smart App (MediRa Smart Apps) pada pembelajaran di kelas.





