KORANJURI.COM – Sebanyak 372 siswa baru kelas X MA An Nawawi Berjan, Purworejo terdiri dari 200 siswa perempuan dan 172 siswa laki-laki, mengikuti kegiatan Matsama (Masa Ta’aruf Siswa Madrasah) tahun pelajaran 2025/2026.
Berlangsung selama tiga hari, dari Rabu (16/07/2025) hingga Sabtu (19/07/2025), Matsama dibuka secara resmi oleh Kepala MA An Nawawi Berjan Purworejo H. Sahlan, S.Ag., M.S.I., yang ditandai dengan pengalungan tanda peserta kepada dua perwakilan siswa.
Saat membuka Matsama, Rabu (16/07/2025), Sahlan mengucapkan selamat datang untuk siswa baru. Bagi kakak kelas 11 dan 12, Sahlan minta mereka untuk menyayangi adik-adiknya.
“Ikutilah Matsama dengan kesenangan dan kegembiraan,” pesan Sahlan kepada para peserta.
Muchammad Azhar An Nawa selaku Ketua Panitia Matsama menjelaskan, di hari pertama Matsama, usai pembukaan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara MA An Nawawi Berjan Purworejo dengan Kodim 0708.
“MoU ini tentang pelatihan PBB (Peraturan Baris Berbaris) dan pembinaan Paskib (pasukan pengibar bendera), mengingat MA An Nawawi sering dijadikan petugas Paskib di tingkat kecamatan, terutama saat Agustusan,” jelas Nawa di sela kegiatan.
Tema Matsama kali ini, kata Nawa, ‘Beradaptasi, Berprestasi dalam Ridho Ilahi’. Beradaptasi, karena Matsama itu masa pengenalan, harapannya siswa baru bisa mengenali dan beradaptasi dengan lingkungan MA Nawawi yang baru ini.
Ketika sudah beradaptasi nantinya harapannya agar bisa lebih berprestasi lagi dalam menuntut ilmu atau belajar ataupun mengaji.
Karena menuntut ilmu itu sesuai perintah Nabi Muhammad SAW, dengan beradaptasi di lingkungan pesantren, di bawah naungan kyai, maka berprestasinya masih di dalam pesantren dengan bimbingan kyai.
“Inti dari Matsama ini, memperkenalkan kehidupan di MA An Nawawi sebagai madrasah berbasis pondok pesantren, yang dituangkan dalam pemberian materi-materi selama Matsama,” ungkap Nawa.
Materi-materi ini, di hari pertama tentang Kemadrasahan, Nilai-nilai Madrasah dengan narasumber internal. Hari kedua materi Madrasahku Surgaku dengan narasumber internal dan pondok pesantren serta materi Moderasi Beragama. Dalam materi ini substansinya menciptakan generasi yang Anti bullying, nati narkotik serta anti kebiasaan toxin dengan narasumber dari internal dan polres.
Hari terakhir, pemberian materi Budaya dan Kebiasaan di Madrasah dengan pemateri secara internal dan klinik An Nawawi karena berkaitan dengan kesehatan, serta dengan menggandeng tim Adiwiyata, berkaitan dengan status madrasah sebagai Sekolah Adiwiyata.
“Kegiatan Matsama di hari terakhir diakhiri dengan Makesta (Masa Kesetiaan Anggota), bekerjasama dengan PC IPNU-IPPNU. Outputnya nanti semua siswa baru MA An Nawawi Berjan Purworejo kelas X sudah masuk keanggotaan IPNU (Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama) dan IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama),” ujar Nawa.
Dengan mengikuti Matsama ini, Nawa berharap, siswa baru paham dan sadar betul bahwa mereka sekarang di MA An Nawawi, yang merupakan madrasah berbasis pondok pesantren.
“Substansinya agar siswa tahu bagaimana kehidupan madrasah berbasis pondok pesantren ini, mulai dari tata kehidupan berakhlak kepada teman, guru, karyawan, staf madrasah dan lainnya. Bagaimana mengatur waktunya agar bisa belajar sekaligus mengaji,” pungkas Nawa. (Jon)





