KORANJURI.COM – Menutup tahun 2025 dengan capaian gemilang, Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo (PDAM) tancap gas menyambut tahun baru 2026. Dibawah kepemimpinan Direktur Hermawan Wahyu Utomo, PDAM mencatatkan nilai evaluasi kinerja nyaris sempurna, yakni 3,8 dari skala 4.
Keberhasilan ini ditandai dengan tercapainya target dividen untuk Pemerintah Daerah serta suksesnya rangkaian HUT PDM yang menyedot perhatian lebih dari 11.000 warga di Alun-Alun Purworejo dalam acara selawatan bersama Habib Abidin.
Memasuki tahun 2026, PDAM Purworejo tidak hanya fokus pada kuantitas, tetapi juga kualitas. Salah satu terobosan utamanya adalah penerapan teknologi membran dari Korea yang akan diinstal di fasilitas Tuk Songo dan Kutoarjo.
“Kami berkomitmen meningkatkan kualitas air bagi pelanggan. Dengan sistem membran ini, kapasitas produksi di Tuk Songo akan melonjak drastis dari 6 liter per detik menjadi 14 liter per detik,” ujar Hermawan Wahyu Utomo, Jum’at (02/01/2026).
Tak hanya itu, PDAM juga melakukan transformasi digital besar-besaran. Mulai 2026, pemantauan tekanan air, pengambilan sampel, hingga pengecekan kualitas air akan dilakukan melalui software khusus secara real-time.
Langkah ini diambil untuk meminimalisir keluhan dan mempercepat respons terhadap gangguan teknis di lapangan.
PDAM Purworejo juga memetakan ekspansi layanan yang cukup masif. Wilayah Pasar Grabag hingga Harjobinangun, termasuk Desa Bojong di Kecamatan Ngombol, menjadi fokus perluasan jaringan tahun ini.
Untuk mendukung target penambahan 1.500 hingga 3.000 pelanggan baru, PDAM meluncurkan program loyalitas yang menggiurkan.
“Setiap pelanggan baru yang mendaftar mulai 1 Januari 2026 akan mendapatkan kupon undian Umrah Gratis. Pemenangnya akan kami undi pada puncak HUT PDAM akhir tahun 2026 nanti,” tambah Hermawan.
Seiring dengan peningkatan efisiensi dan jumlah pelanggan yang kini mencapai 40.500 sambungan aktif, PDAM optimis dapat meningkatkan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Target dividen untuk tahun buku 2026 diproyeksikan naik menjadi Rp3,5 miliar, meningkat dari realisasi sebelumnya yang berada di angka Rp3,1 miliar.
Terkait pelayanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Hermawan memastikan suplai air dalam kondisi aman.
“Tim patroli rutin terus dikerahkan untuk menekan angka kebocoran pipa agar distribusi air ke rumah warga tetap lancar tanpa hambatan,” pungkas Hermawan. (Jon)





