Sementara, pada Kompetisi Inovasi Perangkat Daerah, Juara 1 diraih Dinas Kesehatan. Juara 2 diraih Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Juara 3 diraih Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Asisten II Sekda Purworejo, Drs R Achmad Kurniawan Kadir MPA, bersama Kepala Bappedalitbang, Dr Sukmo Widi Harwanto SH MH, dan disaksikan sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait serta dewan juri masing-masing lomba.
Asisten II Sekda dalam sambutannya menyebut peningkatan daya saing di Kabupaten Purworejo dapat terlaksana berkat dukungan berbagai sektor dalam penciptaan inovasi sehingga dapat bersaing dengan kabupaten lainnya di Indonesia.
Tercatat Kabupaten Purworejo mengalami peningkatan Indek Daya Saing Daerah yang semula 3,016 pada tahun 2022 menjadi sebesar 3,676 pada tahun 2023.
“Termasuk kategori tinggi, yang sertifikat penghargaannya baru kemarin pagi diterima Bupati Purworejo,” katanya.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Purworejo berkomitmen untuk terus mengembangkan ekosistem inovasi di daerah yang ditunjukkan dengan telah ditetapkannya Perda Inovasi Daerah yaitu Perda Nomor 7 Tahun 2020.
Dalam rangka memperkuat daya dukung, kapasitas dan peningkatan Daya Saing Daerah dibutuhkan kreativitas dan Inovasi baik yang berasal dari Pemerintah Daerah, Lembaga, Perguruan Tinggi, dan dari masyarakat secara luas.





