Peringati HUT Taman Siswa ke-103, SMK TKM Purworejo Gelar Donor Darah

oleh
Kegiatan donor darah SMK TKM Purworejo dalam rangka memperingati HUT Taman Siswa ke-103, Kamis (03/07/2025) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Bekerjasama dengan PMI, SMK TKM Purworejo menggelar kegiatan donor darah, Kamis (03/07/2025).

Kegiatan sosial yang digelar untuk memperingati HUT Taman Siswa ke-103 ini, diikuti oleh seluruh keluarga besar sekolah, dari guru, karyawan, yayasan, komite maupun siswa serta melibatkan Kodim 0708 Purworejo.

“Target dari kegiatan donor darah ini 80 peserta,” jelas Ki Murwanto, S.Pd., M.Pd., Kepala SMK TKM Purworejo di sela kegiatan.

Menurut Ki Murwanto, kegiatan donor darah ini merupakan salah satu rangkaian dari beberapa kegiatan dalam memperingati HUT Taman Siswa ke-103.

Kegiatan diawali pada Rabu (02/07/2025) pagi dengan bersih-bersih lingkungan yang dilanjutkan pada malam harinya dengan tasyakuran.

Pada Kamis (03/07/2025), sebagai puncak kegiatan HUT Taman Siswa ke-103 diadakan upacara yang diikuti seluruh keluarga besar SMK TKM Purworejo dan juga dihadiri oleh Ki Gandung Ngadina, S.Pd., M.Pd., selaku Ketua Majelis Cabang Taman Siswa Purworejo.

“Usai upacara dilanjutkan dengan donor darah, senam dan bakti sosial oleh ibu-ibu,” jelas Ki Murwanto.

Mengutip sambutan dari Ketua Umum Taman Siswa, Ki Murwanto menyebut, tema dari HUT Taman Siswa ke-103 ini ‘Memperkuat Nasionalisme, Mempertebal Wawasan Kebangsaan dan Melestarikan Kebudayaan’.

Tema ini memiliki makna, bahwa saat ini disinyalir rasa nasionalisme sudah mulai berkurang, khususnya bagi generasi muda. Hal itu ditindaklanjuti dengan melakukan kegiatan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme itu.

“Sebagaimana saat Ki Hajar Dewantara mendirikan Perguruan Taman Siswa, dimana Indonesia masih dijajah. Dan Ki Hajar berhasil membangkitkan nasionalisme rakyat Indonesia sehingga berhasil merdeka,” ujar Ki Murwanto.

Otomatis dengan nasionalisme ini nanti muncullah wawasan kebangsaan dengan menyadari bahwa bangsa Indonesia tidak hanya dari Jawa, atau Sumatra, atau lainnya, tapi satu kesatuan.

Dan melestarikan budayanya, bahwa Indonesia banyak ragam sekali suku dan budayanya. Budaya-budaya daerah ini nantinya akan memperkuat budaya nasional.

“Untuk meningkatkan rasa nasionalisme ini, dari SMK TKM Purworejo menggandeng Saka Wira Kartika dibawah asuhan Kodim 0708 Purworejo, juga menggandeng pihak kepolisian serta bela negara supaya anak-anak tumbuh jiwa nasionalismenya,” terang Ki Murwanto .

Dengan adanya latihan dasar kepemimpinan, perkemahan, PKS, atau lainnya, menurut Ki Murwanto, kegiatan itu bisa membangkitkan rasa nasionalisme siswa sebagai generasi muda.

Ki Murwanto berharap, di usia Taman Siswa yang ke-103, sesuai dengan perjalanan waktu, bahwa waktu dan jaman sudah berubah. Maka Taman Siswa harus memegang teguh SBII (Sifat Bentuk Irama dan Isi)

“Sifat tidak boleh berubah. Tapi kalau bentuk, irama maupun isi boleh berubah melihat situasi dan kondisi jaman. Supaya tetap eksis dan dipercayakan masyarakat,” pungkas Ki Murwanto. (Jon)