Persiapkan Lulusan Siap Kerja, BLK Dinperintransnaker Sosialisasikan Pelatihan Vokasi di SMK YPP Purworejo

oleh
Pelaksanaan Sosialisasi Pelatihan Vokasi UPT BLK Dinperintransnaker di SMK YPP Purworejo, Kamis (18/12/2025) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja (UPT BLK) Cangkrep di bawah naungan Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja (Dinperintransnaker) Kabupaten Purworejo gencar melakukan sosialisasi mengenalkan profil dan program pelatihan vokasi kepada masyarakat dan pihak sekolah.

Salah satu sekolah yang menjadi sasaran ini, SMK YPP Purworejo. Pada kegiatan sosialisasi yang berlangsung Kamis (18/12/2025) ini, diikuti perwakilan siswa kelas XII dari masing-masing jurusan.

Kepala Dinperintransnaker Purworejo melalui Kasubag TU UPT-BLK Cangkrep, Soni Khatamson, S.P., menjelaskan, bahwa kegiatan yang bertajuk Sosialisasi Pelatihan Vokasi ini didanai oleh APBN melalui kolaborasi dengan BLK Surakarta (Solo).

“Mengingat keterbatasan waktu dan anggaran, sosialisasi kali ini dilakukan secara strategis dengan menyasar titik-titik krusial di wilayah Purworejo,” jelas Soni di sela kegiatan .

Menurutnya, terdapat beberapa sekolah dan masyarakat yang menjadi sasaran dari kegiatan ini, salah satunya di SMK YPP Purworejo. Sedangkan untuk masyarakat, pelatihan diikuti perwakilan warga dari Kecamatan Kemiri.

Soni menyebutkan, bahwa langkah ini merupakan upaya jemput bola agar masyarakat lebih mengenal fasilitas dan program yang tersedia di BLK.

“Tujuan utamanya adalah mengenalkan profil, program, serta fasilitas BLK kepada masyarakat luas dan sekolah-sekolah di Purworejo sebelum program pelatihan tahun 2026 dimulai secara resmi,” ujar Soni.

BLK Purworejo menawarkan beragam pilihan keahlian yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.

Setidaknya ada 10 kejuruan yang menjadi pilar pelatihan, yaitu Menjahit, Otomotif, Bangunan, Listrik (Arus Besar & Arus Kecil), PHP (Pengolahan Hasil Pertanian/Pembuatan Roti & Kue), Administrasi Perkantoran, TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi),Setir Mobil, Las dan Bahasa Inggris.

Salah satu nilai jual utama dari pelatihan di BLK adalah aspek legalitas kompetensinya. Peserta tidak hanya mendapatkan sertifikat dari BLK, tetapi juga akan menjalani uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikat dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Surakarta.

“Sertifikat ini menjadi modal kuat bagi lulusan untuk bersaing di dunia kerja maupun merintis wirausaha mandiri,” tegas Soni.

Dengan sosialisasi yang masif ini, diharapkan oleh Soni tingkat pengangguran di Kabupaten Purworejo dapat ditekan melalui lahirnya tenaga kerja terampil dan wirausahawan baru yang kompeten di bidangnya.

Langkah BLK Purworejo ini mendapat apresiasi tinggi dari kalangan pendidik. Kepala SMK YPP Purworejo, Mugi Widodo, S.Pd., M.Pd., menyatakan dukungannya terhadap kolaborasi ini.

Menurutnya, program pelatihan vokasi ini sangat krusial bagi siswa kelas 12 yang sebentar lagi akan lulus.

“Kami menyambut baik kerja sama ini. Pelatihan di BLK akan menjadi bekal tambahan yang sangat berharga bagi siswa kami agar memiliki keterampilan (skill) yang mumpuni dan siap pakai setelah lulus sekolah nanti,” pungkas Mugi. (Jon)