PKKMB Sambut 1.132 Mahasiswa Baru UMPWR

oleh
Mahasiswa baru UMPWR tengah mengikuti PKKMB - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sebanyak 1.132 mahasiswa baru, termasuk enam orang dari Timor Leste, resmi memulai perjalanan akademik mereka di Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR).

Mereka disambut melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang berlangsung meriah selama tiga hari, mulai Senin (15/09/2025) hingga Rabu (17/09/2025).

Acara ini secara resmi dibuka oleh Rektor UMPWR, Assoc. Prof. Dr. Teguh Wibowo, M.Pd. Dalam sambutannya, Rektor menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membentuk karakter dan kompetensi mahasiswa.

“UMPWR merupakan perguruan tinggi swasta (PTS) terbanyak di Jawa Tengah yang menerima mahasiswa penerima program Kartu Indonesia Pintar (KIP), dengan target 600 mahasiswa baru tahun ini,” ujar Rektor.

Rektor UMPWR menambahkan, kuliah memberikan banyak manfaat, di antaranya mendapatkan ilmu dan keterampilan sesuai program studi, mengembangkan soft skill, membangun jejaring, serta melatih kemandirian dan riset.

Rektor juga mencontohkan potensi peningkatan pendapatan yang akan diperoleh jika seseorang lulus dari perguruan tinggi dibandingkan lulusan SMA.

Mengusung tema “Generasi Muda yang Berdampak untuk Indonesia Hebat”, PKKMB 2025 tidak hanya menjadi ajang pengenalan kampus, tetapi juga panggung untuk membentuk karakter mahasiswa yang tangguh.

Ketua PKKMB, Patria Jati Kusuma, S.Psi., M.Psi., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai persyarikatan Muhammadiyah, etika akademik, serta melatih semangat, disiplin, dan tanggung jawab.

“Selamat menempuh perjalanan baru. Mari bersama kita jadikan UMPWR sebagai rumah ilmu, rumah akhlak, dan rumah pengabdian,” ujar Patria, seraya berharap PKKMB menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri dan membangun jejaring.

Rangkaian acara PKKMB diisi dengan materi inspiratif. Wakil Bupati Purworejo, Dion Agassi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., yang hadir sebagai narasumber, mengajak para mahasiswa untuk memperkuat mindset atau pola pikir.

Menurutnya, yang dibutuhkan di era saat ini bukan hanya kemampuan teknis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis dan beradaptasi.

“Kemampuan adaptasi yang baik bisa diperoleh dengan membaca. Karena dengan membaca, kita akan terlatih untuk berpikir,” jelas Dion. (Jon)