KORANJURI.COM – SMPN 29 Purworejo merayakan ulang tahunnya yang ke-40 atau Lustrum ke-8. Sekolah ini juga menorehkan sejarah baru dengan meluncurkan buku antologi cerpen karya siswa yang tergabung dalam Komunitas Penulis PEN-AKU MENULIS.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Purworejo, Yudhie Agung Prihatno, S.STP., M.M., secara seremoni membuka kegiatan “Opening Ceremony Lustrum ke-8 dan Launching Buku Komunitas Penulis PEN-AKU MENULIS”, Rabu (19/11/2025), bertempat di aula sekolah.
Pembukaan Lustrum ke-8 ditandai secara simbolis dengan pemukulan gong dan pemotongan tumpeng. Momen paling membanggakan adalah peluncuran dua buku antologi cerpen siswa berjudul ‘Bersinar Diantara Bintang-bintang’ dan ‘Persembahan untuk Yang Terkasih’.
Kedua karya ini diserahkan kepada Kepala Disdikbud dan Plt Kepala SMPN 29 Purworejo sebagai kado istimewa ulang tahun ke-40 sekolah. Pada acara ini juga hadir Ketua PGRI Purworejo, jajaran komite, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Kepala Disdikbud, Yudhie Agung Prihatno, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi.

“Perjalanan mencapai usia ke-40 tahun ini sudah menghasilkan generasi muda yang cerdas dan berkarakter. Launching buku hasil karya siswa ini adalah bukti nyata inovasi dan peningkatan literasi,” ujarnya.
Ia juga mengajak sekolah untuk terus berkolaborasi demi mencapai Indonesia Emas 2045.
Plt Kepala SMPN 29 Purworejo, Teguh Prayitno, S.Pd., M.M.Pd., mengungkapkan bahwa peluncuran buku antologi ini bertujuan untuk mengasah kemampuan kognitif dan psikomotor siswa, khususnya dalam kreasi tulis.
“Harapan kami agar anak-anak lebih kompetitif di tingkat yang lebih tinggi. Siapa yang memiliki kapasitas tinggi dan bermental juara, maka dialah yang akan bisa hidup dan bersaing dengan tepat,” tegas Teguh.
Estu Widiyana Kasih, M.Pd., konseptor acara sekaligus panitia mengungkapkan, bahwa launching buku ini adalah “kado ulang tahun sekolah yang ke-40” yang sudah ia impikan sejak dua tahun lalu.
Buku tersebut merupakan antologi cerpen dari 24 penulis pemula, semua adalah siswa-siswi SMPN 29 Purworejo, di bawah bimbingan Sera Dwi Anas, S.Pd dan Nurul Chadhiroh, S.Pd. Saat ini, kedua buku tersebut sedang dalam proses pengajuan ISBN (International Standard Book Number).
Sekolah berkomitmen untuk terus mendorong karya siswa, bahkan berencana untuk merekrut bakat menulis lainnya. Ke depan, tidak hanya cerpen, tetapi juga antologi puisi, geguritan dan bidang penulisan lainnya.
Meskipun puncak HUT ke-40 jatuh pada 22 November 2025, ujar Estu, namun rangkaian kegiatan sudah dilaksanakan untuk memeriahkan HUT sekolah dengan tema “Empat Dekade Berkarya: Mewujudkan Generasi Hebat Berkarakter dan Berprestasi”.
Pada 19-20 November 2025 ada Lomba-lomba dari 4 cabang (voli, menyanyi solo, geguritan, tartil) yang diikuti oleh siswa SD/MI sekitar. Dilanjutkan pada 21 November 2025 dengan kegiatan Alumni Mengajar, diisi oleh alumni yang telah sukses. Serangkaian kegiatan lomba secara internal juga diadakan untuk memeriahkan Lustrum.
Pada 22 November (Puncak HUT) ada Pengajian Akbar yang menghadirkan Ustadz Ahmad Hanafi, dilanjutkan malam harinya dengan Sholawatan bersama Santri Kendil. Kegiatan dilanjutkan pada Minggu 23 November 2025 sebagai penutup kegiatan dengan Jalan Sehat bersama.
Kegiatan Lustrum ke-8 ini, kata Estu, bisa terwujud karena adanya kolaborasi antara sekolah dengan alumni yang tergabung dalam wadah IKA ALUMNI “PRADHITA MENOREH”.
“Harapan terbesar kami, dengan kegiatan ini kami bisa mendapatkan siswa yang lebih banyak, sekaligus mewujudkan generasi penerus bangsa yang berkarakter dan berprestasi,” tutup Estu. (Jon)





