SMK TI Kartika Cendekia Purworejo Gelar Wisuda Angkatan ke XIV, Belum Lulus 32 Siswa Langsung Bekerja

oleh
Foto bersama dalam Wisuda Angkatan ke XIV SMK TI Kartika Cendekia Purworejo, Minggu (11/05/2025) – foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Belum juga lulus dari sekolah, 32 siswa SMK TI Kartika Cendekia Purworejo sudah diterima bekerja di dunia usaha dunia industri, tempat mereka menjalani PKL.

Para siswa saat ini sudah bekerja di beberapa industri yang tersebar di berbagai wilayah, seperti di Klaten, Semarang, Pati, Karanganyar, Yogyakarta, Kudus, Malang, Salatiga, Purworejo, Kutoarjo, Kebumen dan Jakarta.

Hal itu disampaikan Kepala SMK TI Kartika Cendekia Purworejo Agus Setya Ardiyanto, A.Md., dalam acara Wisuda Angkatan ke XIV tahun pelajaran 2024/2025 di Ganesha Convention Hall, Minggu (11/05/2025) dengan tema ‘Tabur Inspirasi, Petik Perubahan dan Raih Masa Depan’.

Diikuti 133 siswa kelas XII dari kompetensi keahlian Teknik Komputer Jaringan dan Telekomunikasi (TKJT) serta Desain Komunikasi Visual (DKV), dalam wisuda tersebut Agus berpesan agar mereka bisa menjaga nama baik almamater sekolah.

“Tunjukkan kepada orangtua kalau kalian bisa dan hebat dari soft skill dan hard skill,” ujar Agus.

Dia menyebut, setelah menempuh akhir studi, bukan akhir dari segalanya. Tapi titik nol. Tunjukkan kepada dunia, masyarakat, orangtua dan industri kalau kalian (siswa) bisa.

“Jalan hidup kedepan dimulai hari ini setelah lulus. Pertahankan soft skill dan hard skill yang sudah tertata dengan rapi ini,” pesan Agus.

Dalam wisuda ini selain dihadiri orangtua dan siswa, juga hadir Kepala Dindikbud Wasit Diono, S.Sos., mewakili Bupati Purworejo, Ketua DPRD Tunaryo, S.Sos., Pengawas SMK dari Cabdin Pendidikan Wilayah VIII Jateng H. Achmad Chamdani, S.Pd., M.Pd., jajaran pengurus dan pembina Yayasan Kartika Puri Purworejo, komite, Ketua dan anggota Ikatan Keluarga Alumni SMK TI Kartika Cendekia (IKARTIKA), perwakilan dunia usaha dunia industri, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Mewakili Bupati Purworejo, Wasit Diono menyampaikan, bahwa lulusan SMK bukan hanya dituntut cakap dalam teori, tapi juga terampil dalam praktik. Dunia kerja dan dunia industri kini menanti. Siapkan mental, jaga integritas, dan teruslah belajar. Jadilah generasi yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga bijak, kreatif, dan berkarakter.

“Kami mendukung peningkatan kualitas lulusan SMK agar mampu bersaing, baik di tingkat lokal, nasional, bahkan global,” ujar Wasit .

Achmad Chamdani menyebut, setelah ditunjuk menjadi SMK Pusat Keunggulan, SMK TI Kartika Cendekia Purworejo benar-benar menjadi sekolah unggul.

Karena ciri sekolah unggul itu, menurut Achmad Chamdani, tamatannya diterima bekerja di dunia usaha dunia industri, sarana prasarananya lengkap, guru-gurunya kompeten serta bekerjasama dengan dunia usaha dunia industri.

“Semakin banyak bekerjasama semakin unggul,” terang Achmad Chamdani.

Dalam motivasinya, Ketua DPRD Kabupaten Purworejo Tunaryo menceritakan perjalanan hidupnya, dimana dia dulunya juga lulusan SMK dan dari keluarga tak punya, hingga akhirnya bisa menjadi pimpinan DPRD.

Diapun berharap, dari SMK TI Kartika Cendekia Purworejo melahirkan pemimpin-pemimpin yang ada di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah dan Indonesia serta mengharumkan nama sekolah di dunia internasional.

“Tentunya sangat membanggakan kalau dari SMK melahirkan pemimpin-pemimpin yang potensial. Saya yakin dari SMK TI Kartika Cendekia Purworejo melahirkan pemimpin-pemimpin yang handal,” kata Tunaryo.

Pada momen tersebut, prosesi wisuda diawali dengan penyerahan penghargaan bagi dua siswa terbaik dari masing-masing kompetensi keahlian, Adiv Muchlisatul Fauziah (TKJ) dan Agsant Patih Alfintyo (DKV). Setelah itu dilanjutkan kepada 32 siswa yang sudah bekerja dan masing-masing peserta. (Jon)