SMKN 6 Purworejo Raih Juara 3 Nasional Kontes N-KGTS

oleh
Tim N-KGTS SMKN 6 Purworejo foto bersama Rouli Sijabat, Sustainability Management Manager Corporate Sustainability Management PT Toyota-Astra Motor - foto: Koranjuri.com

“Jadi industri ingin sekolah mengaplikasikan sistem tersebut agar mutu layanannya lebih baik lagi. Tentunya dalam pelaksanaannya itu ada proses, terutama dari sosialisasi, implementasi, memberikan langkah-langkah alatnya apa saja untuk mengaplikasikan itu di sekolah,” terang Rifky.

Dalam kontes N-KGTS ini, menurut Rifky, tingkat keaktifan termasuk dalam penilaian. Pihaknya diberikan tugas-tugas dari industri yakni membuat proposal Kaizen dan dari proposal itu tindaklanjutnya untuk sekolah apa.

Dia menyebut, dalam kontes N-KGTS ini pihaknya mengikuti bidang komunikasi, khususnya di jurusan TKR, karena sudah mengalokasikan budaya 5R ( Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin). Itu sebagai indikator untuk improve di 5 R nya.

“Jadi untuk ditingkatkan lagi di 5R nya. Yang kita ikutkan itu, dengan mengangkat tentang penataan alat,” kata Rifky, sambil menambahkan, dalam kontes N-KGTS penilaiannya meliputi syarat tugas terpenuhi, event yang dikirim dalam bentuk video tentang 5R.

Dia berharap, Kaizen ini menjadi sebuah budaya, dari yang awalnya hanya sebuah program. Tapi untuk kearah sana diakui butuh proses panjang dan nantinya diterapkan di semua lini di sekolah.

Budiyono S.Pd., M.Pd., selaku Kepala SMKN 6 Purworejo menyampaikan, bahwa proses kontes N-KGTS dimulai sejak 2022-2023, yang diawali dengan Sosialisasi dan Diklat di 2022. Projek diawali dengan pengajuan proposal, pengaplikasian, tindaklanjut, tugas-tugas dan akhir tahun pengumuman tentang keaktifan dan kontes-kontesnya.