KORANJURI.COM – SMPN 31 Purworejo menggelar kegiatan Diseminasi Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning.
Berlangsung selama tiga hari dari Kamis (07/08/2025) hingga Sabtu (09/08/2025), kegiatan ini dibuka oleh Plt. Kepala SMPN 31 Purworejo Wahyu Kurnia Lestari, M.Pd.
Wahyu Kurnia Lestari sangat mengapresiasi dan mendukung dengan apa yang diprogramkan oleh Waka Kurikulum ini.
Wahyu menyebut, pembelajaran mendalam ini sebuah kebijakan dalam rangka memperbaiki kualitas pendidikan di tingkat pendidikan dasar dan menengah dengan pendekatan mindful learning (belajar dengan kesadaran penuh), meaningful learning (belajar dengan makna), dan joyful learning (belajar dengan kegembiraan).
“Dengan pembelajaran yang mendalam ini, murid-murid dapat belajar dengan penuh semangat, antusias sehingga mereka dapat menjadi insan-insan pembelajar yang memiliki kemampuan tinggi, ketrampilan dan juga akhlak yang mulia,” ujar Wahyu.
Diikuti 33 guru, diseminasi disampaikan oleh beberapa rekan guru yang telah mengikuti Diklat, yakni, Rini Handayani, S.Pd, Tri Handayani, S.Pd dan Putu Asprila Sutejo, S.Pd.
Para narasumber menyampaikan materi tentang Pola Pikir Bertumbuh (Growth Mindset), Prinsip-prinsip Pembelajaran Deep Learning, Pengalaman Belajar Deep Learning, Perencanaan Pembelajaran Mendalam, Asesmen dan Inquiry Kolaborasi.
Di akhir kegiatan, Sabtu (09/08/2025), hadir Pengawas SMP Mutmainah, S.Pd, M.Pd., yang memberikan penguatan kepada guru-guru.
Mutmainah berharap, setelah Diseminasi Pembelajaran Mendalam ini, bapak ibu guru mempunyai pemahaman yang komprehensif terkait konsep Pembelajaran Mendalam dan mampu mengimplementasikannya di kelas secara nyata.
Jika masih mengalami beberapa kendala, Mutmainah meminta para peserta agar dapat berdiskusi dengan rekan sejawat sehingga akan mendapatkan pencerahan, mulai dari bagaimana mengidentifikasi kebutuhan dan potensi belajar murid, mendesain pembelajaran, mengimplementasikan di kelas, sampai pada mengukur keberhasilan, berefleksi tentang proses dan hasil.
“Serta melakukan perubahan berdasarkan hasil refleksi,” kata Mutmainah.
Waka Kurikulum F. Sugeng Subagyo, S.Pd., M.Si., mengungkapkan, bahwa Diseminasi disegerakan supaya guru-guru benar-benar siap mengimplementasikan bagaimana mengajar dengan pendekatan Deep Learning dengan perencanaan pembelajaran yang lebih matang. (Jon).





