KORANJURI.COM – SMPN 38 Purworejo merayakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H dengan menggelar kegiatan istimewa bertajuk “SMPN 38 Purworejo Bersholawat”, Senin (29/09/2025).
Mengangkat tema “Dengan Sholawat Terlahir Generasi Hebat,” acara ini dikemas berbeda untuk menanamkan nilai-nilai luhur dan akhlak mulia Rosulullah kepada para siswa.
Waka Kesiswaan SMPN 38 Purworejo Agus Budiono, S.Pd., menjelaskan, kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, jajaran guru dan karyawan, perwakilan paguyuban orang tua, serta komite sekolah.
Sekolah menghadirkan Gus Alawi dari Pondok Pesantren (Ponpes) Nurut Tauhid, Desa Candi, Kecamatan Ngombol, yang memimpin lantunan sholawat yang mengagungkan Nabi Muhammad SAW, diiringi oleh grup Hadrah dari Ponpes Nurut Tauhid.
“Kita kemas dengan bentuk berbeda, agar siswa dapat lebih memahami dan menghayati makna Maulid Nabi, serta meningkatkan hubungan spiritual dengan Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW,” terang Agus.
Dalam tausiyahnya, Gus Alawi memberikan motivasi mendalam bagi siswa untuk memiliki Akhlakul Karimah dengan mencontoh suri teladan Rasulullah SAW.
Beliau menyoroti pentingnya akhlak di tengah perkembangan zaman, di mana banyak anak muda cenderung hanya fokus pada ilmu tanpa mengimbangi dengan akhlak.
“Sekarang anak-anak lebih mementingkan ilmu saja tanpa berakhlak. Padahal sebenarnya akhlak itu di atas ilmu. Ilmu tanpa akhlak tiada guna,” tegas Gus Alawi.
Akhlakul Karimah, yang mencakup sifat-sifat mulia seperti jujur, amanah, sabar, ikhlas, rendah hati, pemurah, penyayang, dan bertanggung jawab, dinilai sangat krusial dalam membentuk karakter dan kepribadian, bahkan memiliki pengaruh besar pada prestasi belajar siswa.
Gus Alawi menjelaskan bahwa tujuan bersholawat adalah untuk mencari keberkahan dan dicintai oleh Rasulullah SAW. Seseorang yang dicintai oleh Rasulullah yang dekat dengan Allah SWT, pasti akan dicintai pula oleh Allah, sehingga cita-cita dan semua keinginan manusia akan lebih mudah tercapai.
Kegiatan ini disambut baik oleh Kepala SMPN 38 Purworejo, Endang Wahyundari, S.Pd., M.Pd. Dia sangat mendukung acara ini karena sejalan dengan pencapaian delapan dimensi lulusan dan program Pembelajaran Mendalam yang dicanangkan oleh Mendikdasmen, terutama dimensi keimanan dan ketakwaan serta kolaborasi.
Menariknya, seluruh pelaksanaan kegiatan ini dipercayakan kepada OSIS dengan didampingi oleh Waka Kesiswaan Agus Budiono, S.Pd., dan guru PAI Eko Nuswantoro, S.Pd.I.
“Kami hanya mendampingi. Dalam hal ini dari sekolah melatih anak-anak OSIS, mereka bagaimana bekerja, menggiatkan dan menggerakkan hingga berjalan sebuah kegiatan,” jelas Endang.
Pendekatan ini bertujuan agar siswa terbiasa bekerja dan terlibat dalam kegiatan keagamaan di masyarakat setelah lulus nanti.
“Diharapkan, melalui kegiatan bersholawat ini, siswa SMPN 38 Purworejo dapat menjadi Generasi Hebat yang Sholeh dan Sholehah, berbakti kepada orang tua, menghormati yang lebih tua, menghargai sesama, serta menjadi generasi yang taat beragama dan taat kepada negara,” pungkas Endang. (Jon)





