Sedangkan, kelompok rival berasal dari sebelah Barat Sungai Ijogading, disebut dengan blok barat), dengan nama ‘Regu Ijo Gading Barat’ dengan lambang bendera warna hijau.
Ijo Gading sendiri merupakan nama sebuah sungai yang membelah jantung Kota Negara, Ibukota kabupaten Jembrana, sehingga menjadi dua bagian. Yaitu, belahan kota sebelah barat sungai Ijo Gading dan belahan sebelah timur sungai Ijo Gading.
Para Sais atau Joki mengenakan busana tradisional Bali berupa ikat kepala destar batik, baju tangan panjang memakai selempod, bercelana panjang dan memakai sepatu tetapi tidak menyelipkan pedang.
Seperti disebutkan, kendaraan pacuan kerbau model sekarang menggunakan pedati mini.
Menurut Nuraga, ini berbeda dengan mekepung tempo dulu yang kostum jokinya mengenakan pakaian ala prajurit Kerajaan Bali yaitu, destar, selendang, selempod, celana panjang tanpa alas kaki dan di pinggang terselip sebilah pedang yang memakai sarung poleng (kain warna hitam putih).





