Workshop Peninjauan Kurikulum PBSJ Berbasis OBE, Perkuat Relevansi Pembelajaran dengan Kebutuhan Zaman

oleh
Kegiatan Peninjauan Kurikulum OBE dihadiri seluruh dosen PBSJ di ruang rapat FKIP - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa (PBSJ) Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) menggelar Workshop Peninjauan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) sebagai upaya memperkuat relevansi kurikulum dengan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia kerja.

Kegiatan yang berlangsung Senin (26/06/2023) di Ruang Rapat FKIP UMPWR ini diikuti oleh unsur program studi, dosen, alumni, serta stakeholder.

Kegiatan peninjauan kurikulum ini menjadi ruang bersama untuk melihat kembali struktur dan isi kurikulum PBSJ, sekaligus memastikan bahwa pembelajaran yang diberikan kepada mahasiswa benar-benar mendukung capaian pembelajaran lulusan.

Workshop berlangsung dalam suasana interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa, Dr. Aris Aryanto, M.Hum., kemudian dilanjutkan sambutan Dekan FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo, Dr. Yuli Widiyono, M.Pd.

Materi utama disampaikan oleh Prof. Dr. Suwarna, M.Pd. dari Departemen Pendidikan Bahasa Daerah, Universitas Negeri Yogyakarta, dengan didampingi Dr. Avi Meilawati, S.Pd., M.A. yang merupakan perwakilan Pengurus Pusat ADISABDA.

Keduanya memberikan masukan mengenai pengembangan kurikulum yang mampu mencerminkan kekhasan program studi sekaligus responsif terhadap perubahan kebutuhan pendidikan dan masyarakat.

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Suwarna menekankan pentingnya kurikulum menjadi salah satu identitas dan penciri utama program studi. Karena itu, beberapa mata kuliah dan nomenklatur perlu ditinjau kembali agar tetap relevan dengan perkembangan keilmuan serta tuntutan zaman.

Selain itu, kurikulum PBSJ yang telah mengarah pada pendekatan OBE perlu diperkuat melalui rancangan yang lebih sistematis. Implementasi OBE tidak hanya berkaitan dengan penyusunan mata kuliah, tetapi juga perlu terlihat dalam proses pembelajaran, penilaian, hingga evaluasi capaian pembelajaran mahasiswa. Dengan demikian, hasil pembelajaran dapat dipantau dan dievaluasi secara lebih terukur.

Salah satu bagian penting dalam workshop adalah diskusi bersama alumni dan stakeholder. Masukan dari pengguna lulusan dan alumni menjadi bahan pertimbangan untuk melihat kompetensi apa saja yang perlu diperkuat dalam proses pendidikan di PBSJ. Berbagai usulan terkait materi perkuliahan, keterampilan mahasiswa, serta kebutuhan di lapangan dibahas secara terbuka.

Melalui kegiatan ini, Program Studi PBSJ berharap proses peninjauan kurikulum tidak berhenti pada perubahan dokumen, tetapi benar-benar menghasilkan kurikulum yang lebih relevan, adaptif, dan berorientasi pada capaian lulusan.

Masukan dari dosen, alumni, dan stakeholder menjadi bagian penting dalam memastikan lulusan PBSJ memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekaligus tetap memiliki kekuatan pada bidang bahasa, sastra, dan budaya Jawa.

Workshop ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Program Studi PBSJ Universitas Muhammadiyah Purworejo untuk terus melakukan peningkatan mutu pembelajaran dan pengembangan kurikulum secara berkelanjutan.(Jon)