Dosen PGSD UMPWR Isi Kuliah Tamu di UiTM Malaysia Bahas Penguatan Budi Pekerti

oleh
Nurhidayati, S.Pd.I., M.Pd., saat menjadi dosen tamu di Kampus UiTM Shah Alam, Selasa (04/11/2025) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Kolaborasi internasional antara Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia kembali diperkuat melalui kegiatan kuliah tamu yang digelar di Kampus UiTM Shah Alam, Selasa (04/11/2025).

Acara ini menghadirkan dosen PGSD UMPWR, Nurhidayati, S.Pd.I., M.Pd., sebagai narasumber dalam sesi bertajuk “Budi Pekerti Education: An Islamic and Local Wisdom-Based Approach to Students’ Character Development.”

Kegiatan yang diikuti dosen dan mahasiswa Fakultas Pendidikan UiTM tersebut bertujuan memberikan wawasan mengenai model pendidikan karakter yang responsif terhadap tantangan moral di era digital.

Peserta memperoleh gambaran mengenai berbagai permasalahan karakter yang muncul akibat perkembangan teknologi, seperti maraknya cyberbullying, penurunan etika komunikasi, serta melemahnya empati di kalangan pelajar.

Dalam paparannya, Nurhidayati menekankan bahwa penguatan budi pekerti tidak dapat dilepaskan dari integrasi nilai-nilai Islam dan kearifan lokal.

Nilai Islam dipandang sebagai pedoman moral universal, sedangkan kearifan lokal berfungsi memperkuat relevansi nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari siswa.

Menurutnya, perpaduan keduanya mampu menghasilkan pendekatan pendidikan karakter yang lebih kontekstual dan efektif diterapkan di sekolah dasar.

Ia juga menjelaskan bahwa pendidikan budi pekerti harus mencakup tiga komponen utama, yaitu moral knowing, moral feeling, dan moral action.

“Pendidikan karakter yang baik harus mampu menghubungkan ketiga aspek tersebut dalam proses pembelajaran,” ujarnya, Rabu (19/11/2025).

Kegiatan berjalan interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta terkait implementasi pendidikan karakter di Indonesia serta peluang penerapan konsep serupa di Malaysia.

Pihak UiTM mengapresiasi penyampaian materi karena dinilai relevan dengan kebutuhan pengembangan calon guru di institusi tersebut.

Tidak hanya kuliah tamu, UMPWR dan UiTM telah menjalankan beberapa bentuk kolaborasi internasional lainnya, antara lain riset bersama, pertukaran mahasiswa, serta penjajakan program lanjutan untuk penguatan akademik dan inovasi pendidikan dasar di kedua perguruan tinggi.

Kerja sama ini diharapkan mampu membuka ruang kolaborasi lebih luas bagi dosen dan mahasiswa, sekaligus memperkuat posisi UMPWR dalam pengembangan jejaring akademik di tingkat internasional. (Jon)