Rutan Purworejo Bekali WBP Wanita dengan Keterampilan Produksi Geblek Frozen

oleh
WBP Wanita Rutan Purworejo saat mengikuti kegiatan pelatihan pembuatan geblek - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Semangat kemandirian dan wirausaha tampak menyelimuti Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Purworejo.

Sebanyak 12 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) wanita di Rutan tersebut baru-baru ini mengikuti pelatihan intensif pembuatan geblek, kuliner tradisional yang menjadi ikon Kabupaten Purworejo.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Rutan Purworejo ini bukan sekadar mengisi waktu, melainkan bertujuan membekali para WBP dengan keterampilan kuliner yang bernilai jual tinggi sebagai modal produktif setelah mereka kembali ke masyarakat.

Pelatihan ini tidak hanya fokus pada resep dasar geblek siap santap, tetapi juga berinovasi. Di bawah bimbingan Pembina Kemandirian, Bachtiar Atta, para peserta belajar menyeluruh, mulai dari pemilihan bahan, proses pengolahan, hingga teknik penggorengan yang pas untuk menghasilkan cita rasa khas Purworejo.

Yang menarik, hasil pelatihan ini dikembangkan menjadi geblek dalam bentuk makanan beku (frozen food). Strategi ini diambil untuk meningkatkan daya simpan yang lebih lama dan membuka potensi nilai jual yang lebih tinggi di pasaran.

Kepala Rutan Purworejo, David Saptoaji Putra menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian krusial dari program pembinaan kemandirian.

“Kami berharap pelatihan ini mampu menumbuhkan semangat wirausaha dan kemandirian ekonomi bagi WBP wanita. Mereka tidak hanya mendapatkan pembinaan moral, tetapi juga memiliki keterampilan praktis untuk kehidupan setelah masa pidana,” ujar David, Sabtu (29/11/2025).

Dengan pelatihan tersebut, kata David, Rutan Purworejo menunjukkan komitmennya untuk memberikan pembinaan yang berkelanjutan dan bermanfaat.

“Kita memastikan bahwa para WBP memiliki bekal keterampilan yang nyata untuk menyongsong masa depan yang lebih baik,” pungkas David. (Jon)