KORANJURI.COM – Program Studi (Prodi) Pendidikan Teknik Otomotif (PTO) Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPurwo) menggelar kegiatan Workshop Peninjauan Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE), Kamis (23/03/2023), bertempat di Novotel Yogyakarta International Airport Kulon Progo.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga sore hari ini diikuti oleh seluruh dosen serta tenaga kependidikan (tendik) Prodi PTO sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu akademik dan penguatan kurikulum berbasis capaian pembelajaran.
Workshop menghadirkan narasumber Dr. Gunadi dari Universitas Negeri Yogyakarta yang memberikan pemaparan komprehensif mengenai konsep dan implementasi Outcome-Based Education (OBE) dalam pendidikan tinggi, khususnya pada bidang vokasi dan teknik.
Dalam sesi materi, Dr. Gunadi menekankan pentingnya pergeseran paradigma dari pembelajaran yang berorientasi pada proses (teaching oriented) menuju pembelajaran yang berorientasi pada capaian (learning outcomes oriented).
“Dimana keberhasilan pendidikan diukur dari ketercapaian kompetensi lulusan secara jelas dan terukur,” ujar Dr Gunadi dalam paparannya.
Pembahasan difokuskan pada peninjauan kembali profil lulusan dan perumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang selaras dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) serta kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Selanjutnya, peserta melakukan penurunan CPL ke dalam Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), penyelarasan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), serta penyesuaian metode pembelajaran dan sistem asesmen melalui prinsip constructive alignment.
Selain itu, dibahas pula integrasi project-based learning dan penguatan praktik industri agar kurikulum semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi otomotif.
Pada sesi diskusi dan kerja kelompok, seluruh dosen secara aktif mengevaluasi struktur kurikulum yang telah berjalan, termasuk distribusi mata kuliah, relevansi materi, serta instrumen evaluasi pembelajaran.
Tenaga kependidikan turut berkontribusi dalam membahas aspek administrasi dan sistem penjaminan mutu, seperti mekanisme monitoring dan evaluasi (monev), dokumentasi capaian pembelajaran, serta kesiapan sistem akademik dalam mendukung implementasi OBE secara berkelanjutan.
Pada akhir kegiatan, Kaprodi PTO, Dwi Jatmoko, M.Pd., menyampaikan harapannya agar workshop ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi seluruh civitas prodi.
Dia berharap kegiatan ini dapat berguna dan mempermudah dosen dalam menyusun serta mengimplementasikan kurikulum berbasis OBE secara lebih sistematis dan terarah.
Dwi Jatmoko juga menegaskan pentingnya komitmen bersama agar hasil peninjauan kurikulum tidak hanya berhenti pada tataran dokumen, tetapi benar-benar diterapkan dalam proses pembelajaran sehari-hari.
“Melalui terselenggaranya workshop ini, Prodi PTO semakin optimis dalam mewujudkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing tinggi,” ujar Dwi Jatmoko di sela kegiatan.
Penguatan kurikulum berbasis OBE menurut Dwi Jatmoko, diharapkan mampu memastikan setiap mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang terstruktur, aplikatif, serta berorientasi pada pencapaian kompetensi sesuai dengan tuntutan perkembangan dunia industri otomotif. (Jon)





