Antisipasi Lonjakan Penumpang di Stasiun Kutoarjo, KAI Daop 5 Purwokerto Siapkan Kereta Tambahan

oleh
Lonjakan penumpang terjadi di Stasiun Kutoarjo selama libur panjang Kenaikan Isa Al-Masih - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – PT KAI Daop 5 Purwokerto mencatat peningkatan signifikan jumlah penumpang di Stasiun Kutoarjo selama masa libur panjang memperingati Kenaikan Isa Al-Masih yang jatuh pada akhir Mei 2025.

Manajer Humas Daop 5, Krisbiyantoro, menjelaskan bahwa antisipasi telah dilakukan terhadap lonjakan penumpang dengan penambahan kereta dalam rangkaian serta penguatan personel pelayanan.

“Kami terus memastikan kelancaran dan kenyamanan layanan di Stasiun Kutoarjo,” ujar Krisbiyantoro, Sabtu (31/05/2025).

Disampaikan, jumlah penumpang naik dari Stasiun Kutoarjo tercatat, Rabu (28/05/2025) 1.137 penumpang, Kamis (29/05/2025) 1.510 penumpang, Jum’at (30/05/2025) 928 penumpang. Data tersebut masih akan terus berkembang hingga pukul 00.00 WIB.

Sementara itu, penumpang turun di Stasiun Kutoarjo juga menunjukkan angka yang tinggi. Rabu (28/05/2025) 1.733 penumpang, Kamis (29/05/2025) 2.462 penumpang dan Jum’at (30/04/2025) 1.462 penumpang. Data tersebut masih akan terus berkembang hingga pukul 00.00 WIB.

Untuk ketersediaan tempat duduk untuk tanggal 31 Mei masih tersedia pada KA Sawunggalih relasi Kutoarjo–Pasar Senen dengan pantauan okupansi sebagai berikut.

Pukul 06.30 WIB terjual 505 tiket dari kapasitas 630 (okupansi 80%), pukul 13.50 WIB terjual 622 tiket dari kapasitas 630 (okupansi 97%) dan pukul 20.15 WIB terjual 627 tiket dari kapasitas 630 (okupansi 99%).

“Untuk keberangkatan tanggal 1 Juni 2025, tiket KA Sawunggalih sudah habis terjual, dengan rata-rata okupansi di atas 100%,” ungkap Krisbiyantoro.

KA Kutojaya Selatan yang melayani relasi Kutoarjo–Kiaracondong juga menunjukkan permintaan tinggi. Tiket sudah habis untuk keberangkatan 31 Mei dan 1 Juni 2025.

PT KAI Daop 5 mengimbau masyarakat agar segera melakukan pemesanan tiket secara daring melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya, serta datang lebih awal ke stasiun untuk menghindari antrean.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, memastikan kesiapan infrastruktur, serta menyiagakan personel untuk menghadirkan perjalanan yang aman dan tepat waktu,” pungkas Krisbiyantoro. (Jon)