Diikuti 64 Peserta, Bupati Purworejo Membuka Pelatihan Ketrampilan Berbasis Kompetensi

oleh
Bupati Purworejo Hj Yuli Hastuti SH saat membuka Pelatihan Ketrampilan Berbasis Kompetensi Angkatan I tahun 2024 yang diselenggarakan UPT BLK Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo, Kamis (15/02/2024) - foto: Koranjuri.com

“Jangan sia-siakan ilmu dan ketrampilan yang dimiliki. Berhati-hatilah saat mencari pekerjaan, selalu lewat jalur yang resmi pada Dinas Perindustrian Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Purworejo,” pesan Bupati Purworejo kepada para peserta.

Kepala Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo Hadi Pranoto menambahkan, setelah mengikuti pelatihan, peserta siap bersaing di pasar kerja ataupun siap wirausaha mandiri karena dibekali dengan kompetensi keahlian masing-masing.

“Untuk mencapai kesuksesan, ada 3 prinsip yang harus dimiliki, yakni, membangun kepercayaan, profesionalitas dan enterpreneur,” tandas Hadi Pranoto.

Dalam laporannya, Kepala UPT BLK Dinperintransnaker Kabupaten Purworejo Sudarman menjelaskan, penyelenggaraan Pelatihan Ketrampilan Berbasis Kompetensi angkatan 1 (satu) tersebut bersumber dana dari APBN tahun anggaran 2024.

Maksud dan tujuan diadakannya pelatihan, untuk peningkatan kompetensi tenaga kerja dan produktivitas tenaga kerja di Kabupaten Purworejo. Harapannya setelah selesai mengikuti pelatihan dapat memberikan keterampilan dan keahlian kepada peserta pelatihan diberbagai jurusan yang dilaksanakan/ dibuka.

“Agar setiap lulusan pelatihan dapat mengisi lowongan kerja sesuai kebutuhan pasar kerja, Peserta mampu menciptakan lapangan kerja secara mandiri, bisa menambah pengetahuan dan mempunyai skiil sehingga mampu bersaing di pasar kerja yang pada akhirnya bisa mengurangi angka pengangguran Khususnya di Kabupaten Purworejo,” terang Sudarman.

Dia menyebut, pelatihan ini diikuti oleh 64 peserta untuk empat paket kejuruan, yakni Pembuat Roti dan Kue, Menjahit Pakaian Wanita Sesuai Style, Pengelola Administrasi Perkantoran dan Pembuatan Desain Grafis Muda.

“Untuk waktu pelaksanaan pelatihan, untuk kejuruan Pembuat Roti dan Kue selama 22 hari atau 140 JP dan untuk kejuruan lainnya masing-masing selama 37 hari atau 260 JP,” pungkas Sudarman. (Jon)