“Dalam hal ini siswa memanfaatkan barang bekas yang diolah menjadi berbagai macam produk kerajinan dan hasilnya dipamerkan di atas panggung saat ulang tahun,” jelas Agus.
Eko Nuswantoro, S.Pd.I., selaku konseptor lagu Mars SMPN 38 Purworejo menjelaskan, bahwa selama ini di sekolah belum memiliki lagu mars sekolah. Konsep diambil dari visi sekolah serta keadaan lingkungan belajar sekolah. Itu dijadikan modal dasar untuk membuat lirik
Dengan komposer utama Ismail Riyanda, lagu mars ini menceritakan tentang visi sekolah, yakni membentuk akhlak mulia, berbudi pekerti luhur, serta mendasarkan pada adanya kurikulum merdeka, sehingga ada nilai-nilai Pancasila yang digali untuk dimasukkan dalam lirik-liriknya sebagai penyemangat
“Mars SMPN 38 Purworejo ini rencananya akan dimasukkan dalam bel sekolah saat masuk dan pulang sekolah, yang dinyanyikan oleh semua siswa. Saat ini baru tahap sosialisasi,” terang Eko.
Sumino, selaku Dewan Pembina Komite menilai, perkembangan sekolah sangat pesat. Dia menjelaskan, bahwa sejak dulu, SMPN 38 Purworejo dikatakan sebagai sekolah pelosok. Namun dibawah kepemimpinan Endang Wahyundari, sekolah ini mulai banyak perubahan.
“Baik itu fisik maupun kegiatan-kegiatan/program, sehingga bisa mengimbangi sekolah lain yang berada di kota. Prestasi juga mulai muncul dari bidang olahraga dan agama,” kata Sumino.





