LRB PDM Purworejo Cetak Relawan Tangguh Melalui RisetMu

oleh
Foto bersama dalam kegiatan Penguatan Kapasitas Relawan Bencana LRB PDM Purworejo, Jum'at (16/01/2026) - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Purworejo, Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPR) bekerja sama dengan Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) PDM Purworejo menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas Relawan Bencana.

Acara yang berlangsung Jum’at (16/10/2025) di aula gedung PCM Kutarjo ini merupakan implementasi nyata dari program hibah RisetMu UMPWR yang berfokus pada pengabdian masyarakat, yang secara seremoni dibuka oleh Ketua PDM Purworejo, Drs Pudjiono.

Ketua Tim Pengabdian RisetMu UMPWR, Nurmansyah Alami, M.T., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membekali para relawan baru dengan jiwa kemanusiaan yang kuat serta pemahaman teknis mengenai manajemen kebencanaan.

Kegiatan kali ini melibatkan 20 peserta yang berasal dari empat kecamatan, yaitu Kutoarjo, Bayan, Butuh, dan Grabag. Setiap kecamatan mengirimkan lima perwakilan terbaiknya untuk dididik menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana di wilayah masing-masing.

“Ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya yang telah dilaksanakan di Bagelen. Target kami adalah memiliki minimal tiga relawan militan di setiap kecamatan. Kami ingin relawan yang tidak hanya sekadar memakai kaos, tapi jiwanya benar-benar masuk ke dalam jiwa relawan,” ujar Nurmansyah saat diwawancarai di sela kegiatan.

Menurutnya, mengingat Purworejo merupakan daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, para peserta diberikan materi yang mencakup seluruh siklus kebencanaan, mulai dari pra-bencana (pencegahan), saat terjadi bencana, hingga pasca-bencana (rehabilitasi).

Narasumber yang dihadirkan pada kegiatan ini merupakan para ahli di bidangnya, antara lain, Nurmansyah Alami, M.T. (Ketua Tim Pengabdian UMPWR) yang membedah manajemen dan potensi bencana lokal.

Indri Nurtiyani Hakim, M.T. (Dosen Teknik Sipil UMPWR), spesialis kebencanaan dan sumber daya air serta Widayat (Ketua LRB PDM Purworejo) yang memaparkan visi-misi LRB (dahulu dikenal sebagai MDMC) serta peran strategis relawan di lapangan.

“Penguatan ini penting agar relawan mengenali karakteristik bencana di daerahnya. Dengan antisipasi awal, kita bisa meminimalkan risiko kerugian material maupun korban jiwa,” tambah Nurmansyah.

Setelah sukses menyasar wilayah selatan dan tengah, tim pengabdian UMPWR berencana melanjutkan program ini ke wilayah utara Purworejo, meliputi Bener, Loano, dan Gebang.

Sebagai puncaknya, direncanakan sebuah Jambore Relawan yang akan mempertemukan seluruh relawan hasil pelatihan. Jambore tersebut nantinya akan menitikberatkan pada teknis lapangan, terutama mengenai prosedur keselamatan diri relawan serta manajemen distribusi bantuan di wilayah terdampak.

Dengan lahirnya relawan-relawan baru yang kompeten ini, diharapkan masyarakat Purworejo memiliki daya lenting (resiliensi) yang lebih kuat dalam menghadapi tantangan alam di masa depan.

Berikut susunan Tim Pengabdian RisetMu UMPWR, Ketua Nurmansyah Alami, M.T., dengan anggota: Indri Nurtiyani Hakim, M.T., Agung Nusantoro, M.T., Ulfa Nisa Mumtazah, Anisa Uswatun Khasanah, Ulfi Nuril Hasan. (Jon)