KORANJURI.COM – Sosok pengganti Komjen Pol Ahmad Dofiri sebagai Wakapolri hingga saat ini belum disampaikan ke publik.
Praktis, posisi Wakapolri masih kosong sejak Komjen Pol Ahmad Dofiri purna tugas dari Korps Bhayangkara per 30 Juni 2025.
Eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno memberikan respons, setiap pergantian jabatan mestinya sudah dirapatkan satu bulan atau setidaknya 2 minggu sebelum pejabat lama pensiun.
“Sebaiknya estafet kepemimpinan tidak terputus di level manapun, mekanismenya sudah ada,” kata Oegroseno, Senin, 7 Juli 2025.
Menurut Oegroseno, Polri seharusnya berupaya agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sendiri menurutnya, sudah mengantongi calon pengganti Jenderal polisi bintang tiga.
“Ini penting untuk mengisi catatan sejarah Polri,” ujarnya.
Penunjukan jabatan Wakapolri dilakukan kepada perwira tinggi (pati) Polri berpangkat bintang tiga.
Sejumlah nama pati Polri berpangkat bintang tiga antara lain, Dankorbrimob Polri Komjen Imam Widodo, Kabaintelkam Polri Komjen Syahardiantono, Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo, dan Kabareskrim Polri, Komjen Wahyu Widada.
Kalemdiklat Polri Komjen Chrysnanda Dwilaksana, Asisten Utama Kapolri bidang Operasi Komjen Akhmad Wiyagus, Asisten Utama Kapolri bidang Perencanaan dan Anggaran Komjen Wahyu Hadiningrat dan Kabaharkam Komjen M Fadil Imran.
Sejumlah nama-nama lain yakni, Komjen Tomsi Tohir Balaw yang bertugas sebagai Sekjen Kemendagri. Komjen Argo Yuwono bertugas sebagai Irjen Kemenko UMKM, Komjen M Iqbal sebagai Sekjen DPD RI dan Yan Sultra sebagai Irjen di Kementerian Imipas.
Selanjutnya, Sekretaris Utama Lemhanas Komjen RZ Panca Putra Simanjuntak dan Kepala BNN Komjen Marthinus Hukom.
Selain itu, Wakil Kepala BSSN Komjen Albertus Rachmad Wibowo, Irjen Kemenkum Komjen Reynhard Saut Poltak Silitonga, Sekjen Kemenkum Komjen Nico Afinta, Ketua KPK Komjen Setyo Budiyanto serta Sekjen KKP Komjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho. (Thalib)





