Mahasiswa yang mengikuti KKN ini, sebut Nuryadin, diharapkan mendapatkan ilmu baru berkaitan dengan kemasyarakatan sehingga ketika nanti lulus dari STIKes terjun dan ke masyarakat bisa lebih mantap dan bergairah lagi dalam bermasyarakat.
“Sehingga keberadaan mahasiswa lulusan STIKes Bantul bisa diterima dan bisa bekerja dengan baik,” kata Nuryadin.
Muhammad Sofyan, SH, MA selaku Ketua LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat) STIKes Bantul mengungkapkan, dalam kegiatan KKN, mahasiswanya telah melaksanakan beberapa program kerja.
Diantaranya melakukan sosialisasi kesehatan, sosialisasi tanaman obat oleh beberapa dosen, serta pemeriksaan kesehatan gratis berupa cek gula dan kolesterol yang diikuti 78 lansia serta kegiatan berbasis keagamaan seperti TPA dan juga pengajian yang diisi dengan kajian-kajian di posko.
“Alhamdulillah mendapatkan tanggapan positif dan diharapkan kerjasama ini terus berlanjut untuk kemudian hari,” terang Sofyan.
Tujuan dari KKN, menurut Sofyan, sebagai bentuk pengabdian mahasiswa, mengingat mahasiswa merupakan agent of change yang diantaranya bersifat pengabdian masyarakat
“KKN ini merupakan aplikasi dari teori yang sudah diajarkan di kampus. Oleh karena itu, merupakan suatu kewajiban bagi mahasiswa untuk melaksanakan KKN, dengan program-program kegiatan yang disesuaikan dengan keunggulan program studi,” pungkas Sofyan. (Jon)





